Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:08 WIB

Mualem Gelar Silaturahmi Bersama Ulama, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama untuk Aceh Islami

mm Redaksi

Banda Aceh — Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menggelar silaturahmi bersama para ulama dan tokoh masyarakat Aceh dalam rangka mempererat ukhuwah serta memperkuat sinergi antara ulama dan umara demi mewujudkan Aceh yang islami, di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (9/5/2026).

‎Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara untuk Aceh yang Islami” itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Nanggroe Aceh, sejumlah ulama kharismatik Aceh, unsur Forkopimda Aceh, pejabat pemerintah, hingga pimpinan lembaga dan perbankan di Aceh.

‎Beberapa ulama kharismatik yang hadir antara lain Abuya Mawardi Wali, Abon Arongan Tgk H. Sofyan Mahdi, Tgk H. Daud Hasbi, Abon Paloh Kaye Kunyet, serta Tgk H. Muzakkir Abdullah atau yang akrab disapa Waled Lapang.

‎Selain itu, hadir pula Kapolda Aceh bersama unsur Forkopimda Aceh lainnya, Wakil Imam Mesjid Raya Baiturrahman, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Sekda Aceh, para kepala SKPA, unsur vertikal di Aceh, serta para tamu lainnya.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh ulama yang telah memenuhi undangan silaturahmi tersebut.

‎Gubernur mengaku kegiatan itu telah lama direncanakan, namun baru dapat terlaksana pada saat ini.

‎“Silaturahmi ini sudah lama kami niatkan. Alhamdulillah baru hari ini dapat terlaksana. Kami berterima kasih atas kehadiran para ulama dan seluruh tokoh masyarakat Aceh,” ujar gubernur.

‎Gubernur mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan serta menyatukan langkah antara pemerintah dan ulama dalam membangun Aceh ke arah yang lebih baik.

‎Menurutnya, sinergi ulama dan umara sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai persoalan yang sedang dihadapi Aceh saat ini.

‎Dalam kesempatan itu, gubernur juga menyinggung sejumlah isu kekinian Aceh, mulai dari bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah daerah, kondisi perekonomian masyarakat, hingga persoalan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

‎Gubernur menjelaskan bahwa kondisi keuangan di setiap provinsi, termasuk Aceh, terasa berat sehingga berdampak pada pembangunan Aceh.

‎Karena itu Gubernur berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama, dapat terus memberikan dukungan dan masukan kepada pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

‎”Meskipun situasi keuangan daerah yang sangat terbatas, ditambah dengan tanggung jawab pemulihan pasca bencana yang harus kami prioritaskan, namun saya tetap tegar dan semangat, karena yakin bahwa do’a dan dukungan para ulama kepada kami, akan mewujudkan apa yang kita harapkan,” kata Gubernur.

‎Acara silaturahmi kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Abuya Mawardi Wali. Dalam tausiahnya, Abuya mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta bersama-sama menjaga nilai-nilai keislaman di Tanah Rencong.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Temui Pendemo, Tegaskan Pergub JKA Tidak mengurangi Hak Warga Kurang Mampu untuk Berobat

Ekbis

Gubernur Aceh Lantik Dr. Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Terima Bantuan Solidaritas Pemko Makassar untuk Korban Banjir

Berita

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh

Parlementarial

BPK Dorong Pemprov Aceh Lakukan Langkah Strategis Penyelesaian Utang RSUDZA

Pemerintah Aceh

Pemkot Bogor Turun Langsung ke Aceh Tamiang, Sekda Aceh: Bukan Sekadar Bantuan, Ini Panggilan Hati

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia

Kesehatan

Gubernur Aceh Tampung Aspirasi Mahasiswa soal Pergub JKA untuk Perbaikan Layanan Kesehatan