Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Peusijuek Sambut Kepulangan Wali Nanggroe, Momentum Lestarikan Adat Aceh

REDAKSI

Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al Haythar mengikuti prosesi peusijuek di Meuligoe Wali Nanggroe, Rabu (30/9/2026), setelah kembali dari Penang, Malaysia. Foto: Dok. Istimewa

Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al Haythar mengikuti prosesi peusijuek di Meuligoe Wali Nanggroe, Rabu (30/9/2026), setelah kembali dari Penang, Malaysia. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Setelah kembali dari pengobatan di Penang, Malaysia, Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, disambut oleh Majelis Syura Lembaga Wali Nanggroe, Katibul Wali, serta jajaran struktural Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe Aceh di Meuligoe Wali Nanggroe, Rabu (30/9/2026)

Dalam kesempatan tersebut, Wali Nanggroe mengikuti prosesi peusijuek yang dilakukan oleh Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh, Prof. Dr. Drs. Yusri Yusuf, M.Pd. Ketua Majelis Tuha Peuet Lembaga Wali Nanggroe Tgk. H. Azhari Alatif (Abati Seulimum) dan Ketua Majelis Fatwa Lembaga Wali Nanggroe Tgk. Ir. H. Muhammad Isa Musa.

Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris mengatakan, prosesi peusijuek tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas kesehatan dan kepulangan Wali Nanggroe ke, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya Aceh.

Wali Nanggroe mengaku terharu mengikuti prosesi peusijuek tersebut. Menurutnya, tradisi peusijuek mengingatkan dirinya pada adat dan budaya Aceh pada masa lalu.

“Prosesi peusijuek ini membuat saya terharu. Tradisi ini mengingatkan saya pada adat Aceh pada masa lalu. Oleh karenanya, lestarikan budaya dan adat istiadat ini hingga menjadi warisan untuk anak cucu kita,” ujar Wali Nanggroe.

Sementara itu, Ketua MAA Aceh, Prof. Dr. Drs. Yusri Yusuf, M.Pd., menyampaikan bahwa peusijuek merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas kesehatan yang diberikan kepada Wali Nanggroe sehingga dapat kembali ke Aceh dan berkumpul kembali di Meuligoe Wali Nanggroe.

“Alhamdulillah, acara hari ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas kesehatan yang diberikan kepada Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe dan beliau dapat kembali ke tanah air, kembali ke Meuligoe,” kata Yusri Yusuf.

Menurutnya, rasa syukur tersebut diwujudkan melalui prosesi peusijuek sebagai bagian dari upaya merawat dan mempertahankan adat serta budaya Aceh.

Ia menambahkan, prosesi tersebut mendapat sambutan positif dari Wali Nanggroe yang merasa bahagia dan berterima kasih atas perhatian serta komitmen bersama dalam menjaga adat dan budaya Aceh.

“Ini merupakan bagian daripada tugas dan tanggung jawab Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe. Saya kira Wali juga merasa sangat senang, bersyukur dan berbahagia karena kita semua berkomitmen menjaga adat dan budaya kita,” ujar Yusri.[]

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Bertemu Fraksi Gerindra DPR RI, Gubernur Aceh Minta Dukungan Revisi UUPA Hingga Pengelolaan Blang Padang 

Pemerintah Aceh

Ketua TP PKK Aceh Hadiri Kenduri Peusijuek Putra Bupati Pidie

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Ajak Orang Tua Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Bahas Penanganan Banjir Bersama Bupati Aceh Timur

Pemerintah Aceh

Sekda Hadiri Reuni Akbar Ulang Tahun ke-44 SMAN 1 Peusangan

Pemerintah Aceh

THR 41.410 ASN Pemerintah Mulai Dicairkan, Total Capai Rp205,7 Miliar

Pemerintah Aceh

Dinas Sosial Aceh Raih Predikat Baik pada Monev Pelayanan Informasi Publik 2025

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah dan Istri, Takziah ke Rumah Duka Abati Bakongan