Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., meluncurkan Gerakan Menanam dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-438 Kota Meulaboh. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Lapangan Teuku Umar, Meulaboh, Minggu (11/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Tarmizi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat Kurdi, serta Komandan Korem, Kapolres Aceh Barat, dan Komandan Kodim Aceh Barat.
Tarmizi mengatakan, Gerakan Menanam merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-438 Kota Meulaboh. Program ini bertujuan memperluas penghijauan, khususnya di Kecamatan Johan Pahlawan dan Kecamatan Meureubo, sekaligus mengurangi polusi dan menurunkan suhu lingkungan.
“Gerakan menanam ini tujuannya yang pertama untuk penghijauan, khususnya di Kecamatan Johan Pahlawan dan Kecamatan Meureubo, kemudian menurunkan polusi dan juga untuk menurunkan suhu,” kata Tarmizi.
Ia menjelaskan, manfaat gerakan tersebut diperkirakan akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan seiring pertumbuhan tanaman yang ditanam oleh masyarakat.
Melalui program ini, pemerintah akan mendorong penanaman pohon produktif, seperti mangga, di lingkungan rumah warga. Bibit tanaman akan dibagikan kepada masyarakat agar dapat ditanam di halaman depan, samping, maupun belakang rumah masing-masing.
“Kemudian kepada seluruh masyarakat Aceh Barat, mulai hari ini setelah diluncurkan Gerakan Menanam, akan diberikan bibit tanaman supaya ditanam di depan, samping, atau belakang rumahnya masing-masing,” ujarnya.
Selain pohon buah-buahan, masyarakat juga akan mendapatkan bibit sayuran, seperti cabai dan tomat, untuk ditanam di pekarangan rumah. Tanaman tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dapur sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.
“Selain itu, tujuannya bukan hanya untuk mengurangi jumlah pengeluaran rumah tangga saja, tapi yang lebih penting lagi adalah membiasakan masyarakat kembali beraktivitas di rumah,” kata Tarmizi.
Ia menambahkan, gerakan tersebut juga mendorong masyarakat menanam secara organik agar hasil tanaman lebih sehat untuk dikonsumsi. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat turut merencanakan penanaman pohon di sepanjang pesisir dan bantaran sungai untuk membantu mencegah erosi, serta di kawasan hutan gundul dan lahan bekas kebakaran.
Menurut Tarmizi, Gerakan Menanam telah dirancang sejak awal 2026 dan diluncurkan bertepatan dengan momentum peringatan HUT Kota Meulaboh.
Ia mengajak seluruh masyarakat Aceh Barat untuk berpartisipasi aktif dengan menanam pohon, tanaman pekarangan, dan tanaman obat-obatan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga.
“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Aceh Barat untuk mendukung program Gerakan Menanam ini. Setiap rumah harus menanam pohon dan harus ada tanaman pekarangan serta tanaman obat-obatan untuk kebutuhan keluarga sendiri,” tutup Tarmizi.









