Home / Pemko Banda Aceh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Dinkes Banda Aceh: Akreditasi Puskesmas Harus Utamakan Mutu dan Keselamatan Pasien

REDAKSI

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Wahyudi bersama tim surveior dan jajaran UPTD Puskesmas Kuta Raja berfoto bersama dalam rangka pelaksanaan survei akreditasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien, Banda Aceh, Rabu (28/10/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Wahyudi bersama tim surveior dan jajaran UPTD Puskesmas Kuta Raja berfoto bersama dalam rangka pelaksanaan survei akreditasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien, Banda Aceh, Rabu (28/10/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui Bidang Pelayanan Kesehatan melaksanakan Survei Akreditasi UPTD Puskesmas Kuta Raja, Rabu (28/10/2026). Survei dilaksanakan selama tiga hari secara luring oleh Tim Surveior dari Lembaga Penyelenggara Akreditasi Puskesmas, Klinik, dan Praktik Dokter Lembaga Penyelenggara Akreditasi Pelayanan Kesehatan Paripurna
(LPA-PKP).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan Puskesmas menghadapi tahapan Survei Akreditasi sekaligus mempertahankan predikat Akreditasi Paripurna.

Kegiatan diawali dengan opening meeting yang meliputi sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, sambutan Kepala Puskesmas Kuta Raja, perkenalan Tim Surveior, pembacaan doa, pembacaan jadwal survei dan kode etik, serta serah terima surat pernyataan surveior dan Kepala Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP. M.Si., menyampaikan selamat datang kepada Tim Surveior dan apresiasi kepada Kepala Puskesmas Kuta Raja beserta seluruh jajaran yang telah mempersiapkan dokumen, sarana dan prasarana, serta pelaksanaan pelayanan dalam rangka memenuhi standar akreditasi.

“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien secara berkelanjutan,” ujarnya.

Wahyudi menegaskan, akreditasi harus menjadi momentum bagi Puskesmas untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan, memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Survei dilaksanakan oleh dua bidang surveior, yaitu Surveior Bidang Tata Kelola Sumber Daya dan UKM, serta Surveior Bidang Tata Kelola Pelayanan dan Penunjang.

Dalam sambutannya, Wahyudi menyampaikan lima pesan penting kepada jajaran UPTD Puskesmas Kuta Raja. Pertama, memberikan keterbukaan dan kerja sama yang baik kepada Tim Surveior serta menyampaikan informasi, data, dan bukti pelaksanaan kegiatan secara benar, objektif, dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Kedua, menjadikan survei akreditasi sebagai sarana pembelajaran dan perbaikan. Ketiga, memperkuat komitmen seluruh pegawai terhadap mutu dan keselamatan pasien. Keempat, memastikan keberlanjutan peningkatan mutu setelah survei selesai melalui rencana tindak lanjut. Kelima, meningkatkan pelayanan yang ramah, adil, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Wahyudi juga berharap pelaksanaan survei dapat berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan standar serta ketentuan yang berlaku. Ia juga mengharapkan arahan dan rekomendasi yang konstruktif dari Tim Surveior sebagai bahan perbaikan bagi UPTD Puskesmas Kuta Raja dan upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kota Banda Aceh secara keseluruhan.

“Mari kita jadikan pelaksanaan survei akreditasi ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat tata kelola Puskesmas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi seluruh masyarakat Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan terus mendorong pembinaan, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi terhadap seluruh Puskesmas agar peningkatan mutu pelayanan kesehatan dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Dorong UMKM Naik Kelas, Pemko Banda Aceh Siapkan Pelatihan Kecerdasan Buatan

Pemko Banda Aceh

Kabut Asap di Banda Aceh Jadi Perhatian, Pemko Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan

Pemko Banda Aceh

Illiza Ingatkan ASN Banda Aceh Siapkan Mental dan Keuangan Jelang Pensiun

Pemko Banda Aceh

Jalaluddin Ajak Guru Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman bagi Semua Anak

Pemko Banda Aceh

BACCE 2026 Berakhir, Wali Kota Illiza Dorong Event Kopi Banda Aceh Digelar Lebih Besar

Pemko Banda Aceh

Gotong Royong di Pasar Al-Mahirah, Illiza Dorong Pengelolaan Sampah dari Sumbernya

Pemko Banda Aceh

Workshop Pendidikan Inklusif, Guru di Banda Aceh Diajak Pahami Kebutuhan Setiap Anak

Pemko Banda Aceh

Disdukcapil Banda Aceh Serahkan 52 Kartu Identitas Anak kepada Murid TK Negeri 3 Lampulo