Home / Daerah

Sabtu, 27 September 2025 - 17:22 WIB

Kapolda Panen 24,5 Ton Jagung pada Kuartal III di Aceh Jaya

mm Redaksi

Aceh Jaya — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah melaksanakan panen raya jagung kuartal III secara serentak se-Indonesia melalui virtual bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Secara nasional, panen raya jagung tersebut dipusatkan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

Sementara di wilayah Aceh, panen jagung secara serentak dipusatkan di Desa Pulo Tinggi, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu, 27 September 2025.

“Pada pelaksanaan kuartal ketiga ini, panen raya jagung Polda Aceh dipusatkan di Aceh Jaya, dengan lahan seluas 5 hektar dan menghasilkan 24,5 ton,” kata Marzuki Ali Basyah, usai kegiatan panen jagung berlangsung.

Marzuki juga mengatakan, secara keseluruhan total lahan jagung yang dipanen hari ini seluas 72,12 hektar dengan estimasi hasil panen sebanyak 353,38 ton, yang tersebar di 20 Polres/ta jajaran. Jumlah tersebut diharapkan dapat mendukung program Asta Cita Presiden tentang swasembada pangan.

Abituren Akabri 1991 itu menjelaskan, pada kuartal pertama hasil produksi jagung Polda Aceh mencapai 146,39 ton. Sementara pada kuartal kedua meningkat cukup signifikan, yaitu sebanyak 433,8 ton.

Di sisi lain, ia menyampaikan bahwa hingga 25 September 2025, serapan jagung di wilayah Aceh oleh Bulog baru mencapai 41,06 ton atau 3,88 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 5.000 ton, dengan rincian: Polres Pidie 1,74 ton, Pidie Jaya 7,5 ton, Aceh Utara 4,96 ton, dan Aceh Tenggara 26,8 ton.

“Kami optimistis lahan jagung di Aceh Tenggara seluas 1.471 hektare akan menopang pencapaian target serapan 5.000 ton sepanjang 2025. Panen jagung ini juga menjadi momentum penting sebagai penguatan ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani jagung di Aceh,” kata Kapolda.

Namun, ia juga mengungkapkan beberapa tantangan yang selama ini dihadapi dalam mencukupi hasil panen, di antaranya keterbatasan alat pengering (dryer) yang dimiliki Bulog, kualitas hasil panen yang belum sesuai standar, serta kecenderungan petani lebih memilih menjual ke agen karena lebih mudah dan menguntungkan.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, Safwandi, mengatakan bahwa hari ini menjadi momentum yang sangat penting bagi seluruh masyarakat Aceh Jaya. Bukan hanya sekadar panen raya jagung secara serentak, tetapi juga momen memetik buah dari kerja keras, ketekunan, dan komitmen dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan dan mandiri.

“Panen raya ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata keberhasilan masyarakat dalam mengelola potensi lahan pertanian secara optimal. Kita patut berbangga karena Gampong Pulo Tinggi telah mengembangkan tanaman jagung dengan luas tanam mencapai 25 hektar. Dan pada hari ini, kita memulai panen perdana dari lahan seluas 5 hektar,” ujarnya.

Menurutnya, ini adalah pencapaian penting yang membuktikan bahwa masyarakat memiliki kemampuan dan semangat tinggi untuk mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber utama penghidupan dan kesejahteraan. Keberhasilan panen ini tidak datang dengan sendirinya, tetapi lahir dari tangan-tangan petani yang tidak pernah lelah mengolah tanah, dari kerja kolektif kelompok tani yang terus bergerak, serta dari pendampingan konsisten para penyuluh pertanian di lapangan.

“Semoga keberhasilan panen hari ini menjadi penyemangat untuk musim tanam berikutnya dan membawa keberkahan bagi keluarga, desa, serta masyarakat Aceh Jaya secara menyeluruh,” harap Safwandi.

Share :

Baca Juga

Daerah

IAD Kejati Aceh Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Gampong Jawa 

Daerah

Kapolres Pidie Pimpin Anev dan GO Bulanan, Tegaskan Komitmen Penguatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Daerah

Semua Pihak Diminta Serius Perangi Narkotika: Vonis Mati bagi Pelaku dapat Beri Efek Jera

Daerah

Bupati Syech Muharram Bersama Ketum Tani Merdeka Don Muzakir Panen Raya Jagung di Aceh Besar

Daerah

KPT Buka Rakornis Percepatan Penyelesaian Perdata; Jangan Hanya Menang di atas Kertas

Daerah

Kejati Aceh Peringati Hari Antikorupsi Sedunia(Hakordia),Fokus Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat

Daerah

Disdik Aceh Targetkan Tuntasnya PPG Dalam Jabatan Guru Agama Islam pada Tahun 2025

Daerah

Kemenko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Gelar Apel Bersama, Lapas Banda Aceh Ikuti via Zoom