Home / Pendidikan

Jumat, 7 November 2025 - 10:36 WIB

Isi Kuliah Umum di UTU, Kapolda Ajak Mahasiswa Wujudkan Aceh Meutuah dan Green Policing

mm Redaksi

Aceh Barat — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menjadi narasumber dalam Kuliah Umum se-Barat Selatan Aceh yang digelar di Auditorium Universitas Teuku Umar (UTU), Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Rabu, 5 November 2025.

Kuliah umum bertema “Polda Meutuah dan Green Policing” itu diikuti lebih dari 2.000 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, civitas akademika, kepala sekolah, dan siswa SMA se-Barat Selatan Aceh.

Acara tersebut juga diwarnai dengan penayangan video profil universitas yang bertepatan dengan Dies Natalis ke-19 UTU tahun 2025. Pada kesempatan itu, Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolda Aceh yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UTU dan Polda Aceh dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam paparannya, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menekankan potensi besar wilayah Barat Selatan yang kaya akan sumber daya alam di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, dan sumber daya mineral. Karena itu, ia menilai penting untuk mengelola potensi tersebut secara bijak serta didukung oleh iklim investasi yang bertanggung jawab demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Aceh memiliki kekayaan luar biasa, khususnya di wilayah Barat Selatan. Namun, potensi itu harus diimbangi dengan kerja sama dan keterbukaan terhadap investasi yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, berdasarkan survei Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2025, Aceh dinobatkan sebagai provinsi paling aman di Pulau Sumatera. Capaian ini, katanya, merupakan hasil sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memperkenalkan visi dan misi “Polda Aceh Meutuah”, yaitu Masyarakat Ta Peulindong, Etika Tajaga, Ureung Meutuah, Tanggong Jaweub, Udep Sijahtra, Amanah Dalam Buet, Hukom Ta Patoh. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman moral dan etika bagi seluruh personel Polda Aceh untuk mewujudkan Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Di samping itu, ia menjelaskan konsep Green Policing yang digagasnya, yakni strategi kepolisian yang mengintegrasikan penegakan hukum dengan pelestarian lingkungan hidup. Program ini mencakup pemberantasan pertambangan ilegal, edukasi publik tentang pentingnya menjaga lingkungan, serta kegiatan penghijauan.

“Green Policing bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran ekologis. Polisi harus menjadi pelindung manusia sekaligus penjaga alam agar generasi mendatang tetap menikmati lingkungan yang bersih dan berkelanjutan,” tegasnya.

Terakhir, Abituren Akabri 1991 itu mengajak mahasiswa menjadi agen perubahan dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan, serta berpartisipasi aktif dalam mendukung Polri menjaga harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat) dengan semangat kolaborasi.

“Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan masyarakat dan mahasiswa untuk bersama-sama menjaga keamanan, menegakkan hukum yang adil, dan menciptakan lingkungan hijau serta damai di Aceh,” ajak Kapolda.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Junaidi di Apel Rutin Disdik Aceh: Energi Baru untuk Wujudkan “Aceh Meusyuhu”

Pendidikan

Tingkatkan Karakter Islami Siswa, SMK Negeri 1 Darul Kamal Aceh Besar Gelar Kegiatan Dinul Islam

Pendidikan

Kejati Aceh Gelar Penyuluhan Hukum di SMA Negeri 1 Ingin Jaya Aceh Besar

Daerah

Disdik Aceh Targetkan Tuntasnya PPG Dalam Jabatan Guru Agama Islam pada Tahun 2025

Pendidikan

Prof Juwaini Dikukuhkan sebagai Guru Besar Filsafat Islam Klasik UIN Ar-Raniry

Pemerintah Aceh

Disdik Aceh Gelar Asesmen Tahap II Kepala Sekolah se-Aceh, 892 Peserta Jalani Talent Mapping dan Wawancara

Pendidikan

Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejati Aceh di SMAN 4 Takengon: Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini untuk Generasi Emas Aceh Tengah

Pendidikan

Gubernur Aceh Dijadwalkan Buka Realistig SMA Negeri 3 Banda Aceh Tahun 2025