Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 30 November 2025 - 13:29 WIB

Mualem Salurkan Langsung Bantuan ke Aceh Utara

mm Redaksi

Aceh Utara – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyalurkan bantuan tanggap darurat ke sejumlah titik pengungsian di Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (29/11/2025) malam. Bantuan didistribusikan hingga tengah malam kepada warga yang membuka dapur umum di sepanjang jalan nasional Banda Aceh-Medan.

Mulanya pada Sabtu sore, Mualem terbang dari Banda Aceh menuju Aceh Utara menggunakan pesawat karena jalur darat belum dapat dilalui. Setiba di Pendopo Bupati Aceh Utara, ia menyerahkan bantuan secara simbolis berupa 10 ton beras dari Dinas Pangan Aceh serta paket logistik dari Triangle Pase dan BPMA.

Setelahnya, Mualem bersama rombongan langsung bergerak menyalurkan bantuan ke pengungsi yang berada di pinggir jalan nasional Banda Aceh-Medan. Titik pertama yang dikunjungi adalah Alue Gunto, Kecamatan Syamtalira Aron.

Perjalanan dilanjutkan ke wilayah Geumata dan Meunasah Reudeup di Kecamatan Lhoksukon. Setelah itu, bantuan kembali dibagikan kepada pengungsi di Keude Sampoiniet, Kecamatan Baktiya Barat, serta Panton Labu di Tanah Jambo Aye.

Di beberapa titik, banjir masih merendam jalan lintas nasional itu, seperti di Cot Mane, Kecamatan Baktiya, dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter.

“Kami mengantar bantuan ke semua pelosok di seluruh Aceh. Kendala dalam distribusi bantuan karena ada wilayah yang tidak dapat diakses transportasi,” kata Mualem.

“Daerah yang bisa dilewati kendaraan seperti Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen sudah kita salurkan bantuan. Untuk wilayah lain akan kita tempuh lewat darat, laut, dan udara,” ujarnya.

Mualem juga menegaskan listrik dan jaringan komunikasi menjadi prioritas pemulihan. “Ini yang paling urgent. Kita sudah koordinasi supaya listrik dan sinyal komunikasi bisa dipulihkan secepat mungkin,” katanya.

“Kami usahakan secepat mungkin bantuan sampai kepada masyarakat terdampak.”

Keuchik Alue Gunto, M Umar, mengatakan warganya sudah empat malam mengungsi di pinggir jalan nasional. “Kampung tenggelam semua, air dua meter. Bantuan sangat dibutuhkan karena di sini tidak ada barang. Beras yang sudah kena air itu kami masak,” ujarnya.

“Baru malam ini bantuan datang. Sekitar 120 KK mengungsi,” lanjutnya.

Sementara itu, Mudar, pengungsi di Meunasah Reudeup, menyebut kondisi banjir di kampungnya tidak juga surut. “Ini malam kelima kami mengungsi di sini. Ketinggian air setinggi dada hingga kepala orang dewasa,” katanya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II

Pemerintah Aceh

Dikukuhkan Sebagai Ibunda Guru Aceh, Kak Na Siap Dukung Perjuangan Guru

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Buka Puasa Bersama Warga Teupin Raya, Kenang Sosok Abu Razak

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Fadhlullah Bantu Pemulangan Jenazah Warga Pidie dari Malaysia

Pemerintah Aceh

Pimpin Upacara HUT Bank Aceh ke-52, Plt Sekda Harapkan Jadi Bank Daerah Nomor Satu di Indonesia 

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana

Pemerintah Aceh

Ikuti SOTK Baru, 610 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemerintah Aceh Dikukuhkan 

Pemerintah Aceh

Kemensos–Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi Penanganan Bencana, Enam Truk Logistik Disiapkan Hingga Akhir Tahun