Home / Daerah

Senin, 24 Februari 2025 - 07:58 WIB

Bersama Bhayangkari, Kapolres Pidie Jaya Launching Program Pangan Lestari untuk Gizi Sehat

mm Redaksi

Pidie Jaya – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program makan bergizi gratis, Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pidie Jaya, Ny. Dewi Ahmad Faisal Pasaribu, resmi meluncurkan Program Penguatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), di Gampong Dayah Baroh, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (24/02/2025).

Program P2L ini merupakan implementasi dari Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam 100 hari pertama pemerintahannya. Program ini mencakup Pekarangan Pangan Bergizi, Pemanfaatan Lahan Produktif, serta Pengawasan Distribusi Pangan.

Polres Pidie Jaya turut berkontribusi dengan mendorong kemandirian pangan bagi masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan yang tersedia.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pidie Jaya menyerahkan bibit tanaman serta dua sak pupuk organik seberat 50 kg kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Harapan Keumang.

Kelompok ini diharapkan mampu mengelola dan mengembangkan lahan produktif untuk menghasilkan bahan pangan yang cukup guna memenuhi kebutuhan rumah tangga serta mendukung program makan bergizi gratis bagi masyarakat.

Peluncuran program ini juga dilakukan secara nasional pada hari yang sama melalui Zoom Live Streaming dari Mabes Polri, dipimpin oleh Ibu Ketua Umum Bhayangkari di Akademi Kepolisian Semarang.

Kapolres Pidie Jaya bersama jajaran pejabat utama, pengurus Bhayangkari, serta Kepala Dinas Pertanian dan instansi terkait mengikuti kegiatan ini dari lokasi yang telah ditentukan.

Dalam sambutannya, Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menegaskan pentingnya program ini sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Program ketahanan pangan bergizi ini adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Kami ingin membantu masyarakat memiliki sumber pangan yang mandiri dan berkelanjutan, sehingga tidak bergantung pada produk impor,” ujarnya.

Kapolres juga menekankan bahwa keberhasilan program ini memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan kelompok tani untuk tidak hanya bergantung pada pemerintah. Program ini adalah tanggung jawab bersama demi memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan bergizi untuk kehidupan yang lebih sehat dan produktif,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Pidie Jaya, Drh. Muzakkir, M.M., memberikan apresiasi terhadap inisiatif Polres Pidie Jaya dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya petani dan kelompok wanita tani, dalam meningkatkan produksi pangan secara mandiri.

Kami berharap kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat ini terus berlanjut demi kesejahteraan bersama,” ujar Muzakkir.

Dengan adanya Program P2L ini, diharapkan masyarakat Pidie Jaya dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif melalui pertanian berkelanjutan.

Keberlanjutan program ini juga akan didukung oleh berbagai pihak guna memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (Ms)

Share :

Baca Juga

Daerah

Penundaan Pergantian Anggota MWA, Dosen USK Angkat Suara

Daerah

Kapolda Aceh Hadiri Peresmikan 100 Unit Hunian Tetap di Aceh Utara Oleh Menkopolkam RI

Daerah

Bhayangkara Sport Day, Polda Aceh Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan SIM Keliling untuk Masyarakat

Daerah

Polda Aceh Berhasil Selamatkan dan Pulangkan Korban Penculikan dari Thailand

Daerah

Polres Gayo Lues Selesaikan Pembangunan Jembatan Gantung di Dusun Begade Empat

Daerah

Satgas Gulbencal Kodam IM Bersihkan Masjid Pesantren Darul Mukhlisin Pasca Banjir

Daerah

Hadir di Tengah Massa, Kapolda Aceh Tegas Ingatkan Pendemo Agar Tidak Anarkis

Daerah

Kapolres Pidie Salurkan Bantuan Beras SPHP untuk Mantan Kombatan dan Korban Konflik di Kecamatan Mutiara