Home / Daerah

Kamis, 23 Januari 2025 - 12:51 WIB

Kepala SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh Sambut Baik “Jaksa Masuk Sekolah”, Ciptakan Generasi Paham Hukum

mm Redaksi

Banda Aceh – Kepala SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh, Dr. Herlina Dewi, S.Pd.I., M.Pd., menyambut baik kehadiran Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh dalam rangka melalaksanakan kegiatam penyuluhan hukum kepada siswa di sekolah tersebut, Kamis (23/1/2025).

 

Herlina mengatakan bahwa program JMS ini merupakan kesempatan penting bagi siswa untuk mendapatkan wawasan terkait hukum, terutama untuk mempersiapkan mereka menjadi generasi penerus bangsa yang faham terhadap hukum.

 

“Alhamdulillah, sosialisasi Jaksa Masuk Sekolah ini sangat bermanfaat, terutama bagi anak-anak kami yang kelak akan menjadi generasi penerus. Mereka harus memahami hukum, baik sebagai siswa, alumni, maupun sebagai individu yang terjun ke dunia usaha dan industri,” ujar Herlina saat menyampaikan sambutan JMS di SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh.

Baca Juga :  Wakili Pangdam, Kasdam IM Hadiri Penanaman 1 juta Hektar Jagung di Aceh Besar

 

Herlina menjelaskan bahwa siswa SMK memiliki orientasi berbeda dibandingkan siswa SMA. Siswa SMK dididik untuk langsung siap memasuki dunia usaha dan industri setelah lulus.

 

Ia berharap kehadiran Tim JMS dapat memberikan pengetahuan tentang hukum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

 

“Program ini sangat membantu anak-anak kami dalam memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, baik sebagai siswa maupun sebagai calon pekerja di industri. Apalagi, mereka akan melaksanakan praktik kerja lapangan di kelas XII. Maka dari itu, saya berharap siswa mengikuti kegiatan ini dengan serius dan mencermati setiap materi yang disampaikan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Jumat Curhat: Kapolres Pidie Jaya Dukung Gerakan Pijay Gleeh, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

 

Menurut Herlina, program seperti ini merupakan kesempatan langka yang jarang terjadi. Karena itu Ia menekankan agar para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik, mengajukan pertanyaan bila ada hal yang belum jelas, dan menerapkan ilmu yang didapatkan dari kegiatan tersebut.

 

“Kesempatan ini adalah anugerah. Bukan hanya anak-anak, kami guru-guru pun merasa bersyukur bisa berinteraksi dengan bapak dan ibu jaksa yang memberikan wawasan hukum ini. Jadi, saya harap semuanya bisa mengambil manfaat dari kegiatan ini dengan maksimal,” tuturnya.

 

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H, mengatakan Kejati Aceh bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Aceh konsisten melakukan penyuluhan hukum kepada Siswa-Siswi di Aceh

Baca Juga :  Pj Bupati Pidie Jaya Gelar Rapat Bersama Direktur RSJ Aceh dan Kunjungi Kuta Malaka Bahas Penanganan ODGJ

 

Melalui Program Jaksa Masuk Sekolah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum sejak dini kepada generasi muda agar memahami pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kita juga membekali siswa dengan pengetahuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, hingga tindakan kriminal lainnya”, sebut Ali Rasab Lubis

 

Kegiatan penyuluhan hukum berlangsung di Aula SMK Negeri 5 Telkom Banda Aceh itu dihadiri oleh siswa, guru, dan Tim JMS yang memberikan materi terkait pengetahuan hukum dasar sebagai upaya mendukung pembentukan karakter siswa agar menjadi warga negara yang sadar hukum.

Share :

Baca Juga

Daerah

Cegah Premanisme Polres Aceh Timur Bentuk Tim Satgas Anti Premanisme

Daerah

Wakili Pangdam, Kasdam IM Hadiri Penanaman 1 juta Hektar Jagung di Aceh Besar

Daerah

Aliansi Mahasiswa Kota Batam Gelar Diskusi Publik Menakar Program Unggulan Kabinet Merah Putih

Daerah

Kapolres Pidie Jaya Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-80 di Meureudu

Daerah

Secercah Harapan di Simpang Cunda: Ketika Polisi Berbagi di Jum’at Barokah

Daerah

Kapolda Aceh Resmikan Mako Polsek Baiturrahman dan Poliklinik Polresta Banda Aceh

Daerah

Waspadai Hujan Saat Arus Balik: Polda Aceh Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan

Daerah

Apdesi Turut Menjaga Perdamaian di Aceh