Home / Daerah

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:37 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres Pidie Jaya Amankan Suami Korban Dan Ungkap Motif Pembunuhan

mm Redaksi

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Pasaribu SH, S.I.K, MH gelar Konferensi pers bersama awak media terkait suami bunuh istri di Bandar Dua, Sabtu (31/5/2025). Foto:Dok/ Humas Polres Pidie Jaya

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Pasaribu SH, S.I.K, MH gelar Konferensi pers bersama awak media terkait suami bunuh istri di Bandar Dua, Sabtu (31/5/2025). Foto:Dok/ Humas Polres Pidie Jaya

Pidie Jaya – Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh seorang suami terhadap istrinya di Gampong Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Pelaku berinisial S (54) berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian tragis tersebut.

Penangkapan dilakukan oleh tim Opsnal Satreskrim Polres Pidie Jaya pada Rabu malam (28 Mei 2025) sekitar pukul 20.30 WIB, saat pelaku bersembunyi di wilayah Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H. dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (31 Mei 2025) menyampaikan bahwa peristiwa ini dipicu oleh pertengkaran rumah tangga akibat kecemburuan pelaku terhadap aktivitas korban, H (43), yang kerap melakukan siaran langsung di media sosial TikTok.

“Pertengkaran yang terjadi pada Rabu dini hari tersebut memuncak hingga pelaku melilitkan kain sarung ke leher korban hingga meninggal dunia,” jelas Kapolres.

Salah seorang saksi, lanjutnya, mendengar suara mencurigakan dari dalam kamar. Ketika pintu didobrak, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, sementara pelaku sempat berada di lokasi sebelum melarikan diri.

Menindaklanjuti laporan dari pihak keluarga, personel Polsek Bandar Dua bersama tim Satreskrim Polres Pidie Jaya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah korban ke RSU Pidie Jaya, dan selanjutnya dirujuk ke RSUZA Banda Aceh untuk proses autopsi.

Pelaku saat ini telah ditahan di Rutan Polres Pidie Jaya sejak 29 Mei hingga 17 Juni 2025 untuk keperluan penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 338 jo Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kapolres menegaskan komitmen jajaran Polres Pidie Jaya dalam menangani setiap bentuk kekerasan dalam rumah tangga secara serius dan profesional.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan rumah tangga secara damai, tanpa kekerasan. Polres Pidie Jaya akan terus berupaya menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum kami,” pungkas AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.

Share :

Baca Juga

Daerah

Puluhan Ribu Pelayat Tumpah Ruah di Kuta Krueng, Polres Pidie Jaya Pastikan Keamanan

Daerah

Kapolres Pidie Hadiri Panen Raya Padi Serentak di Tiro

Daerah

Pangdam IM Dampingi Menteri Pertahanan RI Tinjau Fasilitas Pendidikan Prajurit di Rindam Iskandar Muda

Daerah

Polres Pidie Laksanakan Pembersihan Jalan di Gampong Meunasah Lueng Sagoe

Daerah

Pangdam IM : Penyerahan Senjata Sisa Konflik pada Kodam IM sebagai Wujud Kepercayaan Masyarakat kepada TNI

Daerah

Wakili Bupati, Kapolres Pidie Jaya Serahkan Bantuan untuk Kemakmuran Masjid dalam Safari Ramadhan

Daerah

Di Hadapan Insan Pers, Kapolres Pidie Jaya Berkomitmen Akan  Brantas  Tipikor Sampai Ke Akar Akarnya

Daerah

Kejuaraan Badminton Kapolda Aceh Cup 2025 Resmi Dibuka, Laga Perdana Hadirkan Dua Mantan Atlet Nasional