Home / Daerah

Jumat, 10 Januari 2025 - 09:44 WIB

Optimalisasi Lahan 2025: Kapolres Pidie Jaya dan Tim Satgas Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

mm Redaksi

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., bersama Tim Satgas Swasembada Aceh serta sejumlah pemangku kepentingan, melaksanakan pengecekan lahan sawah tadah hujan di Dusun Blang Sunong, Gampong Blang Baro, Kecamatan Bandar Baru, Jumat (10/1/2025).

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., bersama Tim Satgas Swasembada Aceh serta sejumlah pemangku kepentingan, melaksanakan pengecekan lahan sawah tadah hujan di Dusun Blang Sunong, Gampong Blang Baro, Kecamatan Bandar Baru, Jumat (10/1/2025).

Pidie Jaya – Dalam mendukung program swasembada pangan nasional, Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., bersama Tim Satgas Swasembada Aceh serta sejumlah pemangku kepentingan, melaksanakan pengecekan lahan sawah tadah hujan di Dusun Blang Sunong, Gampong Blang Baro, Kecamatan Bandar Baru, Jumat (10/1/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Optimasi Lahan 2025 yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian serta mendorong kesejahteraan masyarakat petani.

Acara yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut turut dihadiri Ketua Tim Satgas Swasembada Aceh, Dr. drh. Agus Susanto, M.Si., Tim Oplah Pusat Kolonel Inf. Teddy Arifianto, Pabungdim Pidie Jaya Mayor Cpl Hendriyanto, Kadis Pertanian Drh. Muzakir, M.M., Kepala Dinas PU Pidie Jaya Orizal Safitri, S.T., M.T., serta pejabat terkait lainnya.

Kapolres Pidie Jaya menjelaskan bahwa optimalisasi lahan ini berpotensi meningkatkan produktivitas panen. “Saat ini, lahan ini mampu menghasilkan dua kali panen padi setiap tahun.

Dengan adanya pembangunan infrastruktur irigasi, diharapkan produktivitasnya meningkat hingga tiga kali panen dalam setahun,” terangnya.

Kadis Pertanian Pidie Jaya, Drh. Muzakir, M.M., menambahkan bahwa kehadiran Tim Swasembada Pangan Provinsi sangat bermanfaat dalam membuka wawasan petani untuk mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi. “Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut sehingga petani semakin terbantu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kolonel Inf. Teddy Arifianto menegaskan pentingnya pengawasan distribusi pupuk dan harga komoditas agar tidak memberatkan petani.

“Kami akan memastikan tidak ada pihak yang bermain-main dengan distribusi pupuk atau melanggar kebijakan harga eceran tertinggi (HET). TNI-Polri akan menindak tegas pelanggaran tersebut,” tegasnya.

Ketua Tim Satgas Swasembada Aceh, Dr. drh. Agus Susanto, M.Si., juga menekankan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada sinergi semua pihak.

“Kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menciptakan kesejahteraan yang merata di pedesaan,” jelasnya.

Geuchik Gampong Blang Baro, Muhammad Yusuf, mengapresiasi inisiatif ini dan berharap pembangunan irigasi dapat segera diwujudkan agar potensi lahan pertanian di wilayahnya dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Langkah strategis yang diambil melalui kegiatan ini menegaskan komitmen Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Dengan optimalisasi lahan yang berkelanjutan, Kabupaten Pidie Jaya diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama swasembada pangan di Aceh dan Indonesia.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Silaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah Aceh 

Daerah

Pangdam IM bersama Mahasiswa Bagikan Takjil di Banda Aceh

Daerah

Polisi Saweu Sikula: Personil Satlantas Polres Lhokseumawe Jadi Pembina Upacara di SMK Negeri 7 Lhokseumawe

Daerah

Polres Pidie bersama Kodim dan Pemkab Pidie Dukung Gerakan Indonesia Asri Lewat Jumat Bersih

Daerah

Rumkit Bhayangkara Polda Aceh Raih Tiga Penghargaan: BLU LPJ Tercepat serta Maturity Rating dan Capaian IKPA Terbaik

Daerah

Polda Aceh Gelar Kejuaraan Bulutangkis, Total Hadiah Rp60 Juta

Daerah

Illiza Lantik 17 Pejabat Tinggi Pratama

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Ajak Putra Aceh Bergabung Menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat