Home / Daerah

Rabu, 16 Juli 2025 - 07:27 WIB

Pangdam IM Pimpin Sidang Pantukhir Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang II Kodam Iskandar Muda

mm Mohd. S

Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., memimpin Sidang Pantukhir dalam rangka Pemilihan Calon Tamtama Prajurit Karier (Tamtama PK) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Gelombang II Tahun Anggaran 2025. Sidang yang merupakan tahapan akhir dalam seleksi penerimaan ini berlangsung di Gedung Malahayati Lt. 2, Makodam IM, pada Selasa (15/07/25).

Sidang Pantukhir memiliki peran krusial dalam menentukan calon prajurit yang akan diterima menjadi bagian dari TNI AD. Para peserta yang telah melewati berbagai tahapan seleksi sebelumnya, seperti pemeriksaan administrasi, tes kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, kesehatan jiwa, serta wawancara, menjalani evaluasi akhir dalam sidang ini. Hanya mereka yang memenuhi seluruh aspek penilaian yang berhak melanjutkan ke tahap pendidikan dasar militer.

Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal menekankan bahwa proses seleksi harus dilaksanakan secara transparan, objektif, dan profesional guna mendapatkan calon prajurit terbaik yang siap mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.

“Proses seleksi ini harus berjalan dengan jujur dan adil. Kita harus memastikan bahwa yang terpilih adalah mereka yang benar-benar layak dan siap mengabdi kepada negara dengan penuh dedikasi dan disiplin tinggi,” tegas Pangdam IM.

Sidang Pantukhir kali ini diikuti oleH 1998 peserta yang telah lolos dari berbagai tahapan seleksi sebelumnya. Proses seleksi yang ketat ini bertujuan untuk menjaring individu-individu dengan kemampuan unggul, baik secara fisik, mental, maupun intelektual. Pangdam IM juga menegaskan pentingnya pembinaan yang optimal bagi para calon prajurit yang dinyatakan lulus, agar mereka dapat menjalankan tugas-tugas militer dengan maksimal.

Selain itu, Pangdam IM mengingatkan kepada seluruh panitia seleksi agar menjaga integritas dan menjunjung tinggi prinsip keadilan dalam proses seleksi. Ia berharap bahwa para calon prajurit yang terpilih nantinya dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan sidang ini turut dihadiri oleh para pejabat utama Kodam IM, tim seleksi yang terdiri dari perwira dan instruktur berkompeten di bidangnya, serta tenaga medis dan psikolog yang memastikan bahwa calon prajurit memenuhi standar kelayakan yang telah ditetapkan. Dengan seleksi yang ketat dan profesional, diharapkan TNI AD dapat terus mencetak prajurit-prajurit berkualitas yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan serta menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Ajak SKPK Bersatu Padu, H. Syibral : Mari Kita Hilangkan Kalimat Daerah Termiskin, IsyaAllah Pidie Jaya Akan Menjadi Daerah Maju

Daerah

Polda Aceh Telah Bangun 206 Sumur Bor di Wilayah Terdampak Bencana

Daerah

Kapolres Pidie Pimpin Apel Kesiapan Tanggap Bencana Tahun 2025

Daerah

Hut Bhayangkara Ke -79, Satuan Intelkam Juara Turnamen Mini Soccer Kapolres Pidie Cup I

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Resmi Buka Semarak Ramadhan 1446 H di Lapangan Blang Padang

Daerah

Jufrizal Kembali Nahkodai PWI Aceh Besar, UKW Jadi Program Prioritas

Daerah

Usman Lamreueng: Siapa Yang Diuntungkan Jika Sekda Dilemahkan?

Daerah

Bersama Bhayangkari, Polisi di Banda Aceh Gelar Doa Bersama untuk Korban Banjir