Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 4 Mei 2025 - 15:49 WIB

Pemerintah Aceh Luncurkan Aplikasi Digital Trans Koetaradja

mm Redaksi

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, meluncurkan aplikasi digital Trans Koetaradja dalam perayaan ulang tahun ke-9 layanan bus tersebut, Minggu, 4 Mei 2025, di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh. Peluncuran ditandai dengan simbolis penekanan klakson bus bersama sejumlah pejabat Forkopimda serta Bupati Aceh Besar dan Wali Kota Banda Aceh.

Aplikasi ini dibuat oleh Dinas Perhubungan Aceh untuk memudahkan masyarakat menggunakan layanan bus Trans Koetaradja. Lewat aplikasi ini, pengguna bisa melihat posisi bus secara langsung dan menemukan halte terdekat dari lokasi mereka. Dengan begitu, perjalanan bisa direncanakan dengan lebih efisien.

“Trans Koetaradja adalah tonggak penting dalam membangun transportasi publik yang nyaman dan aman di Banda Aceh dan Aceh Besar. Terutama bagi pelajar, pedagang kecil, dan penyandang disabilitas,” kata Fadhlullah dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt. Sekda Aceh, M. Nasir.

M. Nasir menambahkan, Trans Koetaradja telah terbukti mendukung kelancaran berbagai kegiatan besar, termasuk saat Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumut, karena ketepatan waktu dan layanan gratis yang diandalkan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, menyebut aplikasi ini sebagai bagian dari program Quick Win 100 hari pemerintahan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wagub Fadhlullah. Aplikasi ini juga sejalan dengan misi pemerintah Aceh dalam mempercepat digitalisasi di berbagai sektor.

“Ini langkah konkret dalam transformasi layanan publik. Kami harap semakin banyak warga yang tertarik menggunakan transportasi umum ini,” ujar Teuku Faisal.

Untuk sementara, aplikasi Trans Koetaradja baru tersedia di Android (Playstore). Namun ke depan, aplikasi ini juga akan dirilis di App Store untuk pengguna iPhone.

Dalam acara tersebut, Teuku Faisal juga memastikan bahwa layanan Trans Koetaradja tetap gratis bagi masyarakat Aceh, berkat subsidi dari Pemerintah Aceh melalui dana APBA.

“Semua berubah, kecuali satu yang tetap: Trans Koetaradja masih gratis. Terima kasih kepada Pemerintah Aceh,” ujarnya.

Sebagai bagian dari inovasi layanan, Dishub Aceh juga menandatangani kerja sama dengan PT Grab Teknologi Indonesia untuk promosi dan kemudahan akses menuju halte bus, termasuk melalui pemberian diskon khusus untuk pengguna layanan Grab.

Sejak pertama beroperasi pada 2016, Trans Koetaradja terus berkembang pesat. Awalnya hanya ada 25 bus dan satu rute. Kini sudah ada 59 bus yang melayani 14 rute di Banda Aceh dan Aceh Besar, dengan panjang jalur mencapai 184,4 km. Jumlah halte juga bertambah dari 16 menjadi 94 unit.

Hadir kegiatan itu Wali Kota Banda Aceh, Bupati Aceh Besar, Rektor UIN Ar-raniry, serta sejumlah pejabat pemerintahan Aceh lainnya. []

 

 

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Chaidir Ditunjuk Jadi Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Siap Jalankan Amanah dan Perkuat Sinergi Sosial

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Peran Strategis Mahasiswa KKN dalam Pemulihan Pasca Bencana

Pemerintah Aceh

Gubernur Dukung Rencana Film Kesultanan Aceh-Ottoman, Siap Libatkan Tim Sejarah Terbaik

Pemerintah Aceh

93.397 Anak Yatim dan Piatu di Aceh Segera Terima Bantuan Pendidikan Tahun 2025

Pemerintah Aceh

Kembali dari Tanah Suci, Wagub Fadhlullah Disambut Hangat Warga Kampung Halaman

Pemerintah Aceh

Plt Sekda Aceh: BRA Harus Hadir sebagai Pemberi Solusi

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Ajak Orang Tua Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Pemerintah

Kadisdik Aceh Tegur SMK Abaikan Praktik, Banyak Alat Terbengkalai