Home / Daerah

Minggu, 26 Januari 2025 - 15:07 WIB

Respon Cepat Polres Pidie Jaya Tangani Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Wartawan, Kasatreskrim : Semua Penanganan Sesuai Dengan SOP

mm Muhammad Rissan

Kasatreskrim Polres Pidie Jaya Iptu Admaja ( dua dari Kanan, Baju Hitam Motif Abu-abu ) sedang memintai keterangan dari korban, Ismed ( paling kiri baju batik). Polsek Meurah Dua, 26/1/2025. Foto/dok

Kasatreskrim Polres Pidie Jaya Iptu Admaja ( dua dari Kanan, Baju Hitam Motif Abu-abu ) sedang memintai keterangan dari korban, Ismed ( paling kiri baju batik). Polsek Meurah Dua, 26/1/2025. Foto/dok

Pidie Jaya – Polres Pidie Jaya Bergerak cepat dalam menindak lanjuti laporan seorang jurnalis yang diduga telah mendapat kekerasan dari salah satu  oknum Keuchik dalam kecamatan Ulim, Pidie Jaya.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Pasaribu melalui Kasatreskrim Iptu Admaja kepada media ini, Minggu 26/2/2025 mengatakan. Sesuai dengan laporan saudara Ismed Jurnalis CNN kepada Polsek Meurah dua dengan  nomor: LP/B/1/I/2025/SPKT/POLSEK MEURAH DUA/POLRES PIDIE JAYA/POLDA ACEH. Pada hari Sabtu tanggal 25/1/2025,  Yang bawah dirinya telah mendapatkan perlakuan kekerasan dari oknum Keuchik Gampong Cot seutui.

Dalam menindak lanjuti laporan tersebut, Polres Pidie Jaya sedang dalam proses memintai keterangan dari beberapa saksi, ada empat saksi sudah di panggil, ucap Iptu Admaja.

Sekarang dalam proses mengambil keterangan dari pada saksi saksi, begitu juga keterangan dari pada korban, kami dari pihak polres Pidie Jaya akan bekerja sesuai dengan prosedur dan SOP yang berlaku, tambahnya.

Lanjutnya, Adapun empat saksi yang  dimintai keterangan, termasuk korban, pelaku, pihak Polindes, dan istri korban yang menjadi saksi mata.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku yang diduga oknum Keuchik dengan inisial  Is (48), warga Gampong Cot Seutui, Kecamatan Ulim, disebut merasa tidak terima dengan keberadaan korban yang sedang meliput inspeksi mendadak (sidak) oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pidie Jaya di sebuah Polindes di desa tersebut.

Lebih lanjut, Iptu Admaja menambahkan, pihaknya sedang mendalami keterangan semua pihak untuk memastikan kronologi dan motif di balik peristiwa ini. “Penyidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan agar memberikan rasa keadilan kepada korban,” tambahnya.

Kasus ini juga menjadi perhatian publik, terutama dalam hal keselamatan dan perlindungan jurnalis saat menjalankan tugas. Kapolres mengimbau masyarakat untuk menghormati tugas wartawan sebagai bagian dari pilar demokrasi. Pungkasnya Kasatreskrim Polres Pidie Jaya. (R/Ms)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

Daerah

Pangdam IM Turunkan Tim untuk Pengecekan Instalasi Listrik di Seluruh Satuan

Daerah

Tinjau RS Bhayangkara, Kapolda Aceh Pastikan Bangunan Layak dan Pelayanan Mantap

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Tinjau Lokasi Peternakan Bersama Wakil Gubernur Aceh

Daerah

Polda Aceh Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025

Daerah

Kapolda Dampingi Kapolri Tinjau Lokasi Pengungsian Korban Banjir dan Polres Aceh Tamiang

Daerah

Kapolres Pidie Gelar Sholat Subuh Keliling di Mesjid Baitul Munawwarah Sosialisasikan Hotline 110

Daerah

Dirlantas Polda Aceh Hadiri Apel Deklarasi Perang terhadap Narkoba, Premanisme, Pekat, dan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas di Aceh Tenggara