Home / Daerah

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:08 WIB

TNI Percepat Penyelesaian Jembatan Gantung Penghubung Antar Desa di Aceh Tenggara

mm Redaksi

Aceh Tenggara – Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan membantu mengatasi kesulitan masyarakat kembali diwujudkan melalui percepatan perbaikan jembatan gantung di Desa Mamas Indah, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. Personel Kodim 0108/Aceh Tenggara terus mengintensifkan pekerjaan guna memastikan jembatan penghubung antar desa dan antar kecamatan tersebut segera dapat difungsikan kembali secara normal, Selasa (03/03/2026).

Jembatan gantung ini memiliki peran yang sangat vital bagi masyarakat, karena menjadi akses utama yang menghubungkan Kecamatan Darul Hasanah dengan Kecamatan Badar. Dengan panjang sekitar 150 meter dan lebar 1,2 meter, jembatan tersebut membentang di atas aliran sungai dengan kedalaman kurang lebih dua meter. Selama ini, infrastruktur tersebut menjadi jalur utama mobilitas warga, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kebutuhan sosial lainnya.

Peltu Dedi Cahyadi menjelaskan bahwa perbaikan yang dilaksanakan bersifat menyeluruh atau total. Langkah ini diambil untuk memastikan jembatan benar-benar kokoh, aman, dan layak digunakan dalam jangka panjang. Menurutnya, kondisi sebelumnya sudah tidak memungkinkan untuk dilakukan perbaikan ringan, sehingga diperlukan pembenahan secara komprehensif pada struktur utama.

“Perbaikan ini kami laksanakan secara menyeluruh agar jembatan benar-benar kuat, aman, dan nyaman dilintasi masyarakat. Mengingat jembatan ini merupakan akses utama penghubung antar desa bahkan antar kecamatan, maka faktor keselamatan menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Pekerjaan perbaikan melibatkan personel Babinsa Posramil Darul Hasanah Zibang Tim VRI bersama Pemerintah Desa serta masyarakat dari dua desa yang terdampak. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun fasilitas umum demi kepentingan bersama.

Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pembangunan ulang konstruksi utama jembatan, penguatan rangka penyangga, penggantian papan lantai jembatan yang telah lapuk, hingga penyesuaian sistem pengaman di sisi kiri dan kanan jembatan. Setiap tahapan dikerjakan dengan cermat guna menjamin kualitas dan ketahanan jembatan terhadap beban serta kondisi cuaca.

Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 96 persen. Dalam waktu dekat, jembatan gantung tersebut dipastikan sudah dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Dengan hampir rampungnya perbaikan, diharapkan aktivitas warga yang sempat terkendala dapat kembali berjalan lancar, khususnya dalam distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok sehari-hari.

Kehadiran TNI dalam membantu percepatan perbaikan infrastruktur desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain menjalankan fungsi pertahanan negara, TNI juga berperan aktif mendukung pembangunan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah seorang warga Desa Mamas Indah, Bapak Maimun (48), mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas keterlibatan TNI dalam proses perbaikan jembatan tersebut. Ia menuturkan bahwa selama jembatan dalam kondisi rusak, masyarakat mengalami kesulitan, terutama dalam membawa hasil kebun ke pasar serta memastikan keselamatan anak-anak saat berangkat ke sekolah.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu memperbaiki jembatan ini. Selama jembatan rusak, kami kesulitan membawa hasil kebun dan anak-anak juga harus ekstra hati-hati saat melintas. Dengan hampir selesainya jembatan ini, kami merasa sangat terbantu dan berharap jembatan ini bisa bertahan lama,” ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama antara TNI dan masyarakat menjadi contoh nyata semangat gotong royong yang terus terjaga di tengah kehidupan bermasyarakat. Kolaborasi tersebut tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperkuat hubungan kebersamaan dalam membangun desa.

Dengan selesainya perbaikan jembatan gantung ini, diharapkan konektivitas antar wilayah semakin baik, aktivitas ekonomi kembali bergeliat, serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Darul Hasanah dan Kecamatan Badar semakin meningkat. Semangat kebersamaan yang terjalin dalam proses pembangunan ini pun menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan rakyat adalah fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Satukan Kebersamaan Lapas Kelas IIA Banda Aceh Gelar Buka Puasa Bersama WBP

Daerah

Yonzipur 16/DA Rampungkan Pembangunan Jembatan Bailey Rusip Antara, Aceh Tengah

Daerah

Ditengah efesiensi anggaran, DPRK Pidie Jaya mendapatkan tunjangan transportasi dan tunjangan perumahan, Ketua Banleg : Itu Hal Yang Wajar 

Daerah

Semarak MTQ Aceh Ke 37, Para Kafilah Ikut Pawai Dalam Gema Semangat Kebersamaan

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Terima Kunjungan Koordinasi Kerja Ombudsman Aceh 

Daerah

Polda Aceh Komitmen Cegah Narkotika: Bentuk dan Bina 94 KBDN di Seluruh Kabupaten/Kota

Daerah

Kapolda Aceh Tinjau Pos Pelayanan Ops Ketupat Seulawah 2026 di Banda Aceh, Tekankan Optimalisasi Upaya Preemtif dan Preventif

Daerah

LSM PuTra Apresiasi Gerak Cepat Polres Pidie Jaya Ungkap Dugaan Kasus Penganiayaan Siswa