Home / Daerah

Senin, 15 Desember 2025 - 11:49 WIB

Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung, Aktivitas Warga Sekitar Kembali Normal

mm Redaksi

Bireuen — Jembatan Teupin Mane yang terletak di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, yang sempat ambruk akibat terjangan banjir bandang pada 26 November 2025, akhirnya berhasil diselesaikan pembangunannya pada Minggu (14/12/2025) sore. Rampungnya jembatan darurat tersebut disambut dengan rasa bahagia dan syukur oleh masyarakat, mengingat jalur ini merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Beunyot dengan Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Putusnya jembatan akibat bencana alam Banjir tersebut sebelumnya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas harian, akses layanan pendidikan dan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok. Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah bergerak cepat dengan membangun jembatan bailey sebagai jembatan sementara guna memulihkan konektivitas dan memastikan roda kehidupan masyarakat kembali berjalan normal.

Pembangunan jembatan bailey Teupin Mane dikebut dengan melibatkan Kementerian PU yang dibantu oleh Yonzipur 16/Dhika Anoraga, Kodam Iskandar Muda. Dengan dukungan peralatan khusus serta keahlian di bidang konstruksi darurat, para prajurit TNI bekerja secara intensif, profesional, dan terkoordinasi, meskipun dihadapkan pada keterbatasan waktu dan tantangan medan pascabencana. Jembatan bailey Teupin Mane ini dirancang sebagai jembatan darurat dengan kapasitas beban maksimal sekitar 40 ton.

Jembatan ini menjadi akses utama untuk mobilisasi material pembangunan jembatan lain yang menghubung kan antara Bener Meriah dan Aceh Tengah. Selain memulihkan aktivitas masyarakat setempat, rampungnya jembatan Teupin Mane juga memungkinkan para prajurit Zipur 16/Dhika Anoraga melanjutkan tugas pembangunan dan perbaikan jembatan lainnya yang terdampak banjir.

Adapun sejumlah jembatan yang masih memerlukan penanganan dan pembangunan lanjutan di antaranya Jembatan Alue Kulus, Weihni Enang-enang, Weihni Rongka, Timang Gajah, Weihni Lampahan, serta Jembatan Jamur Ujung. Jembatan-jembatan tersebut berada pada jalur penghubung antarwilayah yang mengoneksikan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, hingga Gayo Lues.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Wakapolda Aceh Hadiri Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 Tahun 2025

Daerah

Pangdam IM Tekankan Pentingnya Beladiri Militer Taktis untuk Prajurit

Daerah

Pangdam IM : Penyerahan Senjata Sisa Konflik pada Kodam IM sebagai Wujud Kepercayaan Masyarakat kepada TNI

Daerah

Ombudsman: Mari Pastikan Tidak Ada Pungli dan Kecurangan pada SMPB/PPDB 2025

Daerah

Kapolres Aceh Tengah Kawal Penyaluran 26 Ton Lebih Beras dan 5.265 Liter Minyak Goreng ke Desa Terisolir di Kecamatan Linge

Daerah

Brigjen Marzuki Ali Basyah Silaturahmi dengan Masyarakat Lingkungan Mapolda Aceh

Daerah

Perkuat Ketahanan Pangan, Polres Pidie Jaya Galakkan Masyarakat Tanam Jangung

Daerah

Dandim 0102/Pidie Dampingi Pangdam IM Tinjau Latbakjatratnis Yonarmed 17/RC di Pidie