Home / Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:32 WIB

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

mm Mohd. S

Bener Meriah – Prajurit TNI kembali menunjukkan dedikasi dan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menuntaskan perbaikan jembatan yang terputus akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Bener Meriah. Upaya pemulihan infrastruktur ini dilaksanakan sebagai langkah cepat untuk memulihkan akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Senin (12/1/2026).

Dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut, TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Jalur ini merupakan akses vital yang menghubungkan beberapa kabupaten dan menjadi urat nadi pergerakan masyarakat serta distribusi logistik.

Jembatan Jamur Ujung 1 dibangun dengan tipe Bailey 3-1 sepanjang 36 meter atau 15 petak. Pembangunan jembatan ini menggunakan material dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Garuda) serta dukungan material dari Yonzikon 13/KE dan Yonzikon 14/SWS. Sebanyak 60 personel dari satuan Menzikon, yang terdiri dari Yonzikon 13/KE dan Yonzikon 14/SWS, dikerahkan dalam pengerjaan jembatan ini. Pembangunan jembatan tersebut ditargetkan selesai pada Januari 2026 dan berhasil dirampungkan lebih cepat dengan progres mencapai 100 persen pada 7 Januari 2026.

Sementara itu, Jembatan Jamur Ujung 2 dibangun dengan tipe Bailey 2-1 (Akropanel) dengan panjang 24 meter atau 8 petak. Material jembatan berasal dari Denzipur 3/ATD. Pengerjaan jembatan ini melibatkan personel dari Yonzikon 13/KE sebanyak 27 orang dan Yonzikon 14/SWS sebanyak 17 orang. Jembatan Jamur Ujung 2 juga berhasil diselesaikan sesuai target dengan progres 100 persen pada 11 Januari 2026.

Salah seorang warga setempat, Umar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras prajurit TNI yang telah membangun kembali jembatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sejak jembatan terputus akibat banjir bandang, aktivitas warga menjadi sangat terbatas, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan keperluan sehari-hari.

Ia menuturkan bahwa keberadaan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi satu-satunya akses penghubung antarwilayah. Dengan rampungnya pembangunan jembatan, mobilitas warga kembali normal dan roda perekonomian perlahan dapat bergerak kembali.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan solusi nyata atas kesulitan yang dialami warga pasca bencana. Menurutnya, prajurit TNI telah bekerja tanpa mengenal lelah, siang dan malam, demi memastikan jembatan dapat segera digunakan.

Beliau berharap sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan bencana alam di masa mendatang. Ia juga mendoakan agar seluruh prajurit TNI senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Rampungnya dua jembatan Bailey di Jamur Ujung ini menjadi bukti nyata peran aktif TNI dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Bantuan Alat Berat dan Jembatan Bailey dari Kasad Mendarat di Krueng Geukueh, Siap Percepat Penanganan Pasca Banjir Aceh

Daerah

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang HUT RI ke-80, TNI dan Polri Gelar Razia

Daerah

Operasi Patuh Seulawah 2025, Polantas Lhokseumawe Edukasi Pengguna Jalan dengan Pembagian Brosur

Daerah

Cegah Kepanikan dan Antrean Panjang, Kapolres Pidie Gunakan Pengeras Suara Beri Imbauan di SPBU

Daerah

Kasdam IM Hadiri Pelantikan Pengurus IOF Aceh Masa Bakti 2025–2029

Daerah

Polres Pidie Pasang Spanduk Himbauan Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Sejumlah SPBU

Daerah

Jum’at Berkah, Kodam Iskandar Muda Bagikan 185 Paket Makan Gratis bagi Warga

Daerah

Polda Aceh Perlombakan Call Center 110: Upaya Memotivasi Operator agar Makin Responsif