Banda Aceh — Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Aceh melalui Subbid Penmas memperkuat kolaborasi strategis dengan insan pers guna menjaga stabilitas informasi publik di tengah derasnya arus digitalisasi dan tingginya konsumsi berita masyarakat.
Penguatan kemitraan tersebut dikemas dalam forum coffee morning bersama sejumlah Jurnalis dari media cetak, elektronik, dan media daring yang digelar di warung kopi kawasan Banda Aceh, Rabu (11/2/2026).
Kabidhumas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik Polri dalam membangun hubungan kelembagaan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan dengan media.
Tujuan utama kegiatan tersebut adalah memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya terkait isu-isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Sinergi antara Polri dan media adalah kebutuhan strategis. Stabilitas keamanan tidak hanya dijaga melalui langkah operasional di lapangan, tetapi juga melalui pengelolaan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” ujar Joko.
Ia menjelaskan, forum dialog dan konsolidasi komunikasi publik ini melibatkan jajaran Bidhumas Polda Aceh dan insan pers untuk memperkuat kemitraan strategis dalam menjaga kualitas informasi publik serta melalui komunikasi dua arah, diskusi terbuka, dan penyamaan persepsi terkait isu-isu kamtibmas.
Di tengah derasnya arus informasi digital, kolaborasi yang solid antara kepolisian dan media menjadi pilar penting dalam menangkal hoaks, mencegah disinformasi, serta memperkuat kepercayaan publik.
“Media bukan hanya mitra publikasi, tetapi mitra strategis dalam membangun optimisme dan rasa aman di tengah masyarakat. Kami membuka ruang komunikasi yang transparan agar setiap informasi yang disampaikan kepada publik benar-benar kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Kabidhumas berharap, melalui kegiatan kemitraan ini, hubungan antara Polda Aceh dan media semakin solid dan konstruktif, sehingga mampu menghadirkan informasi yang menyejukkan, edukatif, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Harapannya, kolaborasi ini mampu menghadirkan informasi yang kredibel sekaligus memperkuat stabilitas kamtibmas di Aceh,” ujar Joko.
Dukungan publikasi yang objektif dan konstruktif dari media diharapkan mampu memperkuat sosialisasi dan komunikasi serta melalui penguatan kemitraan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Aceh.
Editor: Redaksi










