Home / Daerah

Kamis, 8 Mei 2025 - 23:26 WIB

Bahayanya Narkoba/NAPZA : HMI dan Polres Pidie berikan materi Pada masyarkat

mm Redaksi

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pidie foto bersama dalam kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba di gampong Barat Kecamatan Pidie. Kamis (8/5/2010).Foto: Dok/Humas HMI Pidie

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pidie foto bersama dalam kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba di gampong Barat Kecamatan Pidie. Kamis (8/5/2010).Foto: Dok/Humas HMI Pidie

Pidie – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sigli dan Polres Pidie hadir dalam kegiatan penyuluhan NPZA dan dampak dari bahayanya NAPZA oleh mahasiswa kepaniteraan klinik keperawatan senior(K3S)
Program studi profesi Ners Stikes Medika nirul islam di desa kampong barat kecamatan pidie kabupaten pidie.kamis(08/05/2025).

Panitia pelaksana kegiatan, Zurratun Mahmudah s.Kep menyampaikan Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahayanya NAPZA dan mencegah penyalahgunaan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA dan meningkatkan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut kapolres Pidie yang di wakili oleh Kasi Hukum AKP. Mursal,S,H,.M.H menyampaikan dalam materi, NAPZA itu terdiri dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) telah menjadi ancaman serius bagi masyarakat di seluruh dunia, termasuk di di Indonesia khususnya aceh.

Penyalahgunaan NAPZA dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, baik bagi individu maupun masyarakat. Narkotika merupakan zat atau obat yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis. Obat “terlarang” ini dapat menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, dan daya rangsang. Hal yang membahayakan dari penggunaan narkotika di luar prosedur medis yaitu terjadinya kecanduan.

Salah satu cara mencegah terjadinya Napza itu dengan memberikan pendidikan dan kesadaran tentang bahayanya napza kepada mayarakat terutama remaja dan anak-anak.

Ketua Umum HMI Cabang Sigli Refan Nurreza juga sebagai pemateri menyapaikan Peredaran narkotika merupakan salah satu masalah serius yang dapat mengancam masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Bahaya narkotika yaitu dapat merusak kehidupan individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan.
Bahaya fatal dari kecanduan narkotika yaitu kematian. Sayangnya masih banyak orang yang belum memahami jenis dan contoh obat-obatan terlarang yang termasuk ke dalam golongan narkotika.

Beberapa sebab yang dapat terjadinya penyalahgunaan narkotika,psikotropika dan zat adektif(Napza) itu ialah kekurangnya kesadaran dan pendidikan serta pengawasan dari orang tua yang dapat menyembabkan anak-anak atau remaja terpapar Napza.

Kegiatan ini juga berlangsung dengan baik yang di hadiri oleh masyarakat gampong barat dan mahasiswa

Sembari adanya kegiatan bahaya Napza juga ada Palang Merah Indonesia (PMI) yang juga ikut hadir dalam kegiatan donor darah yang dilakukan oleh Jihan Salsabilla s. Kep sebagai mahasiswa Stikes Medika Nurul Islam.

Kegiatan ini juga berlangsung dengan baik yang di hadiri oleh masyarakat gampong barat dan mahasiswa/i sedang melakukan KKN Co – Nera / kepaniteraan klinik keperawatan senior(K3S) di gampong barat,kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kolaborasi BWS Sumatera I dan Pangdam IM, Tingkatkan Jaringan Irigasi di Aceh

Daerah

Kodam Iskandar Muda Kebut Progres Pembangunan Jembatan Bailey di Wilayah Terdampak Banjir Provinsi Aceh

Daerah

Polda Aceh dan Bapanas Inspeksi Pangan untuk Antisipasi Penimbunan dan Kenaikan Harga Pascabanjir

Daerah

Kekerasan Terhadap Jurnalis Tidak Boleh Terulang di Bumi JaPakèh

Daerah

ICMI Aceh Besar Undang Bupati dan Tokoh Aceh Besar Buka Puasa Bersama

Daerah

Pangdam IM dan Forkopimda Aceh laksanakan Sholat Idul Fitri 1446 H di Masjid Raya Baiturrahman

Daerah

Wakapolda Aceh Ikuti Upacara Ziarah Nasional Hari Pahlawan di TMP

Daerah

Bantu Warga dan Wartawan yang Terdampak Banjir dan Longsor, PW IWO Aceh Apresiasi PT SBA