Home / Pemkab Aceh Barat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:59 WIB

Bupati Aceh Barat Perjuangkan Percepatan Pembangunan Irigasi Lhok Guci dan Infrastruktur Strategis

REDAKSI

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM bersama jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum berfoto bersama usai membahas percepatan pembangunan infrastruktur strategis Aceh Barat di Jakarta, Jumat (24/7/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM bersama jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum berfoto bersama usai membahas percepatan pembangunan infrastruktur strategis Aceh Barat di Jakarta, Jumat (24/7/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM kembali melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memperjuangkan percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Aceh Barat.

Dalam kunjungan kerja ke Jakarta, Jumat (24/7/2026), Tarmizi didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat bertemu dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) serta Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU.

Tarmizi mengatakan, pertemuan tersebut turut dihadiri Dirjen SDA Mayjen Arnold bersama sejumlah direktur dan kepala balai untuk membahas berbagai usulan pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

“Usulan kami meliputi lanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci, pembangunan jaringan irigasi sekunder dan tersier, pengaman tebing sungai, kolam retensi, serta pembangunan jalan dan jembatan,” kata Tarmizi.

Ia mengungkapkan, pada tahun 2026 Aceh Barat memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp25 miliar dari Dirjen SDA yang akan digunakan untuk pembangunan pengaman tebing serta jaringan irigasi sekunder dan tersier.

Menurutnya, nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp10 miliar.

“Untuk Irigasi Lhok Guci masih dalam tahap pembahasan terkait besaran anggaran tahun ini. Pada tahun 2025 lalu, program tersebut memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp35 miliar,” ujarnya.

Selain itu, Tarmizi juga membahas dukungan pembangunan infrastruktur jalan bersama Direktorat Jenderal Bina Marga.

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Aceh Barat memperoleh Instruksi Jalan Daerah (IJD) sebesar Rp14 miliar untuk pembangunan Jalan RGM Meureubo.

“Tahun ini dari sejumlah usulan yang kami sampaikan baru satu paket yang dapat diakomodasi karena keterbatasan anggaran. Kami berharap dua paket dapat disetujui sehingga total anggaran yang diterima mencapai Rp28 miliar,” katanya.

Sementara untuk penanganan pengaman tebing dan muara yang terdampak bencana, Tarmizi menyebutkan akan didukung melalui program Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Besaran anggaran serta item pekerjaan masih menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat.

Ia menambahkan, kebutuhan anggaran lanjutan pembangunan Irigasi Lhok Guci diperkirakan masih mencapai sekitar Rp2,5 triliun, sedangkan pembangunan kolam retensi membutuhkan dana sekitar Rp300 miliar.

Menurut Tarmizi, selain kendala teknis, efisiensi anggaran di Kementerian PU juga menjadi tantangan dalam percepatan pembangunan infrastruktur tersebut.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama Kementerian PU tengah membahas alternatif pembiayaan melalui skema Loan atau pinjaman luar negeri yang difasilitasi pemerintah pusat.

“Dalam waktu dekat Kementerian PU akan melakukan pembahasan teknis bersama Bappenas terkait skema tersebut,” ujarnya.

Terkait pembangunan kolam retensi, Tarmizi menjelaskan saat ini masih dalam proses penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang melibatkan sejumlah balai teknis, di antaranya Balai Teknik Pantai Buleleng Bali, Balai Teknik Sungai Solo, serta Balai Hidrolika dan Geoteknik Keairan Bandung.

“Baru-baru ini kami telah menugaskan Kepala Dinas PUPR Aceh Barat untuk berkoordinasi langsung dengan balai-balai teknis tersebut agar proses perencanaan dapat segera diselesaikan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pemkab Aceh Barat

Pengisian Solar Subsidi di Empat SPBU Aceh Barat Dilayani Mulai Pukul 19.30 WIB

Pemkab Aceh Barat

Satgas PRR Pusat Tinjau Infrastruktur Pascabanjir Bandang di Desa Jambak Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat

Cath Lab RSUD Cut Nyak Dhien Aceh Barat Kembali Beroperasi Setelah Vakum Sejak 2018

Pemkab Aceh Barat

MPD Aceh Barat Gelar Workshop Peningkatan Mutu Pendidik Dayah, Diikuti 40 Perwakilan Lembaga

Pemkab Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Buka Lomba Berhitung Fakultas Teknik ke-31 Tingkat Aceh Barat–Nagan Raya

Pemkab Aceh Barat

Perkuat Integrasi Data Pembangunan, Pemkab Aceh Barat Gelar Rakor Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kabupaten

Berita

Bupati Aceh Barat Tinjau WTP 2, Pastikan Suplai Air Bersih Meningkat

Pemkab Aceh Barat

DWP Aceh Barat Gelar Majelis Taklim Bersama RRI Meulaboh, Perkuat Ketahanan Keluarga