Home / Pemerintah

Senin, 1 Juni 2026 - 13:49 WIB

Fajarul Arwalis Puji Ketegasan Walikota dan Satpol PP-WH Banda Aceh: Maksiat Ditindak, Syariat Dijaga Tanpa Tebang Pilih

Raka

Banda Aceh – Pemuda Banda Aceh sekaligus pengamat kebijakan publik, Fajarul Arwalis, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Walikota Banda Aceh atas komitmen kuat dalam menegakkan Syariat Islam secara tegas, adil, dan tanpa pandang bulu.

Menurutnya, langkah cepat pemerintah kota dalam merespons berbagai persoalan sosial menjadi jawaban nyata atas keresahan masyarakat selama ini.

Fajarul menilai, sikap responsif Walikota Banda Aceh terhadap isu-isu pelanggaran Syariat Islam menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar simbol kepemimpinan administratif.

Ia menegaskan, masyarakat tidak boleh terjebak dalam framing negatif yang berupaya melemahkan kepercayaan publik terhadap keseriusan pemerintah dalam menjalankan nilai-nilai Syariat Islam di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

“Yang kita lihat hari ini, Walikota Banda Aceh hadir menjawab keresahan warga. Tidak ada istilah tumpul ke bawah atau tajam ke atas. Semua dijalankan sesuai aturan dan hukum yang berlaku. Ini patut diapresiasi karena masyarakat membutuhkan rasa aman dan kepastian hukum,” ujar Fajarul Arwalis kepada media.

Tak hanya itu, Fajarul juga memberikan apresiasi khusus kepada Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, S.STP., M.Si., beserta seluruh jajaran yang dinilainya telah menunjukkan komitmen nyata sebagai garda terdepan dalam penegakan Syariat Islam di Kota Banda Aceh.

Menurutnya, keberanian aparat melakukan razia terhadap berbagai bentuk pelanggaran Syariat membuktikan bahwa tidak ada perlakuan istimewa bagi siapa pun yang melanggar aturan.

Ia menegaskan, siapapun yang berada di Kota Banda Aceh, baik warga lokal maupun masyarakat ber-KTP luar daerah, wajib menghormati dan menjalankan aturan Syariat Islam sesuai kaidah yang berlaku. Penegakan hukum yang konsisten, kata dia, menjadi fondasi penting dalam menjaga moralitas masyarakat sekaligus menyelamatkan generasi muda dari ancaman perilaku negatif seperti judi, khamar, maksiat, serta berbagai bentuk penyimpangan sosial lainnya.

“Banda Aceh harus bangga memiliki Satpol PP dan WH yang hadir di garis depan menjaga marwah Syariat Islam. Banyak kasus telah berhasil dibongkar, mulai dari persoalan judi, khamar hingga praktik maksiat.

Ini menunjukkan pemerintah kota serius menjaga kenyamanan, ketertiban, dan masa depan generasi Banda Aceh. Kinerja seperti ini layak diberi apresiasi sebagai bagian dari kebangkitan nilai-nilai Syariat Islam di Aceh,” pungkas Fajarul.[]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Sucofindo Buka Kantor Pemasaran di Banda Aceh, Ini Harapan Illiza

Pemerintah

Kapolda Aceh Hadiri Secara Virtual Groundbreaking Pembangunan Perumahan Polri

Berita

Di Balik Proyek Rehab Rumah Dinas Ketua DPRA Rp4,67 Miliar, TTI Minta BPK Jelaskan Audit

Ekbis

Gubernur Aceh Lantik Dr. Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh

Nasional

Gubernur Muzakir Manaf Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman
Wabup Aceh Besar Distribusi Paket Sembako Ramadhan 2025 dan Buka Puasa Bersama dengan Masyarakat Lhoong. Foto: Ist

Berita

Pemerintah Aceh Barat Salurkan ADG Rp10,4 Miliar untuk Gaji Aparatur Gampong

Pemerintah

Sukseskan Operasi Keselamatan Seulawah 2025, Polisi di Pidie Bagikan 200 Stiker

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal Rapat Daring Penataan Tenaga Non ASN