Home / Daerah

Senin, 27 Januari 2025 - 01:54 WIB

Kekerasan Terhadap Jurnalis Tidak Boleh Terulang di Bumi JaPakèh

mm Muhammad Rissan

Pj Bupati Pidie Jaya Dr. HT Ahmad Dedek, SH. MH, Senin (27/1/2025). Foto/Dok.

Pj Bupati Pidie Jaya Dr. HT Ahmad Dedek, SH. MH, Senin (27/1/2025). Foto/Dok.

Pidie Jaya – Penjabat (Pj) Bupati Pidie Jaya, Dr. HT Ahmad Dadek, SH, MH, menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas insiden kekerasan yang menimpa Ismed, seorang kontributor CNN TV di Pidie Jaya. Kejadian tersebut melibatkan Keuchik Cot Setui, Iskandar, yang kini telah diminta untuk memenuhi panggilan Polres setempat guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam pernyataannya, Dr. Ahmad Dadek menegaskan bahwa kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh terulang di wilayah Pidie Jaya. “Pers adalah pengawas sekaligus sumber inspirasi bagi perubahan dan pembangunan yang lebih baik. Apalagi, berita yang dibuat oleh jurnalis umumnya mengedepankan prinsip-prinsip berimbang dan objektivitas. Tindakan kekerasan seperti ini mencoreng nilai-nilai demokrasi dan kebebasan pers yang harus kita junjung bersama,” ujarnya dalam realease kepada sejumlah awak media, Senin (27/1/2025)

Baca Juga :  Kondisi Pemadam Kebakaran Pidie Jaya Butuh Perhatian Serius

Pj Bupati Pidie Jaya juga menginformasikan bahwa dirinya telah menghubungi Ismed secara langsung untuk menanyakan kondisi fisik dan mentalnya pasca-insiden tersebut. “Saya sangat prihatin dan bersimpati kepada Ismed atas apa yang dialaminya. Saya berharap beliau tetap kuat dan semangat dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” tambahnya.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan Dubes UEA dan Presdir Mubadala Energy

Selain itu, Dr. Ahmad Dadek juga telah berkomunikasi dengan Keuchik Cot Setui, Iskandar, agar menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Saya meminta Iskandar untuk memenuhi panggilan dari Polres Pidie Jaya hari ini. Saya juga mengapresiasi rasa penyesalan yang telah ia tunjukkan atas kejadian ini. Proses hukum harus ditegakkan untuk memastikan keadilan bagi semua pihak,” tegasnya. Dadek juga berharap proses hukum berlanjut namun proses perdamaian bisa juga menjadi alternatif sesuai adat dan budaya Aceh.

Baca Juga :  Patroli Presisi Ramadhan, Polres Pidie Jaya Kawal Shalat Tarawih di Masjid-Masjid

Pj Bupati Pidie Jaya mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat desa dan pejabat publik, untuk selalu menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menghadapi berbagai dinamika sosial. Kekerasan bukanlah solusi dan hanya akan memperkeruh situasi.

Dr. Ahmad Dadek juga menegaskan pentingnya peran pers dalam pembangunan daerah, terutama dalam memberikan informasi yang akurat dan kritis demi kemajuan masyarakat. “Mari kita jadikan kebebasan pers sebagai landasan untuk membangun Bumi Ja Pakeh yang lebih baik dan bermartabat,” tutupnya (Humas Pijay).

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Sandang Pangkat Irjen

Daerah

Seorang Oknum Keuchik Di Polisikan Oleh Jurnalis, Ini Ceritanya

Daerah

Polresta Banda Aceh Bentuk Tim Anti Premanisme

Daerah

Kunjungan Delegasi Kepolisian Prancis Perkuat Kerja Sama dan Motivasi Calon Bintara Polwan

Daerah

Rumkit Bhayangkara Polda Aceh Raih Tiga Penghargaan: BLU LPJ Tercepat serta Maturity Rating dan Capaian IKPA Terbaik

Daerah

Bersinergi dengan Bulog Aceh, Kodam Iskandar Muda Siap Dukung Program Sergab Pemerintah

Daerah

Tgk. H. Syibral Lepas Peserta Karnaval, Dari Daun Kakau Hingga Daun Pisang Warnai Dirgahayu Pidie Jaya Ke 18

Daerah

Wujudkan MPP dengan Sangat Baik.MenPAN-RB Berikan Apresiasi kepada Bupati Nagan Raya