Home / Pemerintah

Selasa, 17 Juni 2025 - 06:26 WIB

Ketua TP PKK Aceh Jemput Bola Data Warga Miskin di Aceh Selatan

mm Mohd. S

Aceh Selatan – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, kembali turun langsung ke gampong-gampong untuk menjemput bola dalam pengambilan data warga kurang mampu sebagai calon penerima bantuan rumah layak huni. Kegiatan ini dilakukan pada Senin, 16 Juni 2025.

Lokasi pertama yang disambangi adalah Gampong Simpang Empat, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan. Di sana, Marlina mengunjungi kediaman Taisir, seorang kepala keluarga tunanetra yang hidup dalam keterbatasan bersama istrinya, Hajratul, dan 11 anak mereka—sebagian masih berusia kecil.

Keluarga ini menempati kios kecil berukuran sekitar 3×5 meter yang disewa di tepi Jalan Lintas Nasional. Tempat tersebut menjadi satu-satunya ruang untuk tinggal sekaligus menjalankan usaha kecil.

Baca Juga :  Pimpin Apel Kesadaran Nasional, Sekda Nagan Raya Tekankan Kedisiplinan dan Dukung Visi-Misi TRK-Sayang

Hajratul berjualan mi sebagai satu-satunya sumber penghasilan, namun pendapatan yang diperoleh sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga sehari-hari.

Marlina, yang didampingi oleh Ketua PKK Aceh Selatan, Nafisah Mirwan, terlihat terenyuh melihat kondisi keluarga tersebut. Ia bahkan meminta izin untuk melihat bagian dapur yang hanya dipisahkan dengan seng tipis. Kondisinya sangat memprihatinkan.

Dalam kunjungan itu, Marlina menyerahkan bantuan berupa beras, telur, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Ia juga mencatat data administratif keluarga Taisir untuk dibawa ke Banda Aceh guna memperjuangkan bantuan rumah layak huni bagi mereka.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Kembali Fungsikan Rumah Potong Hewan Lambaro

“Semoga niat baik kami membuahkan hasil pada akhirnya,” ujar Marlina.

Usai dari Simpang Empat, Marlina melanjutkan kunjungan ke Gampong Lhok Sialang Rayek, Kecamatan Pasie Raja. Di sana, ia bertemu Nek Raimah (60), seorang janda dengan tujuh anak yang hidup di rumah kayu yang sudah lapuk. Kondisinya pun sangat memprihatinkan.

Selain menyerahkan bantuan sembako, Marlina juga mendata Nek Raimah untuk diajukan sebagai calon penerima bantuan rumah layak huni. Ia tampak berbincang cukup lama dengan perempuan paruh baya itu, mendengarkan langsung cerita tentang kehidupan dan kesulitan yang dialami.

Kunjungan berikutnya dilakukan ke kediaman M. Saleh (70) dan istrinya, Anisah. Pasangan lansia itu dulunya tinggal bersama anak mereka, namun dalam dua tahun terakhir membangun sendiri sebuah gubuk kayu sederhana yang berdiri tak jauh dari rumah sang anak.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Tamiang Tinjau Keamanan Lapas Kelas II B Kuala Simpang

Gubuk itu berdinding kayu lapuk, berlantai tanah, dan beratapkan daun rumbia yang mulai rusak. Kondisinya terkesan tidak layak untuk dihuni, terutama oleh pasangan lansia.

Di sela-sela kunjungan, Marlina kembali menegaskan komitmennya untuk terus turun ke lapangan, melihat langsung kondisi masyarakat, dan memastikan data calon penerima bantuan didapat secara akurat.

“Harapan dan doa saya selalu agar rakyat Aceh dapat hidup dengan layak dan bermartabat,” kata Marlina.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Bantu Pemenuhan Air bersih bagi Warga, Satgas TMMD Ke-123 Kodam IM Bangun 13 Titik Sumur Bor di Aceh

Pemerintah

Art Policing 2025, Inovasi Kapolres Bener Meriah AKBP Tuschad Menyatukan Seni Budaya, Pariwisata, dan Keamanan

Pemerintah

Delegasi Banda Aceh Curi Perhatian di Karnaval Budaya APEKSI VII Surabaya

Pemerintah

Illiza Pimpin Delegasi Banda Aceh di Munas Apeksi VII Surabaya

Pemerintah

BPBD Pidie Jaya Luncurkan Inovasi SIAP: Perkuat Sistem Inventarisasi Data Kerusakan Pascabencana Berbasis KIB

Pemerintah

Kapolres Aceh Tamiang Tinjau Keamanan Lapas Kelas II B Kuala Simpang

Pemerintah

Polri Lakukan Mutasi 1.255 Personel: Sepuluh Kapolda Berganti, Sepuluh Polwan jadi Kapolres

Pemerintah

Pimpin Apel Kesadaran Nasional, Sekda Nagan Raya Tekankan Kedisiplinan dan Dukung Visi-Misi TRK-Sayang