Home / Daerah

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 11:42 WIB

Meriahkan HUT ke-80 RI, Dari Pemainan Rakyat hingga Adu Kekuatan, Polri Ungguli Kejaksaan, Para Kadis Kalang Kabut

mm Redaksi

Semarak HUT RI Ke -80, Lapangan Bola Kaki Kota Meuredu, Pidie Jaya, Sabtu ( 16/8/2025). Foto:Dok/ Muhammad Rissan

Semarak HUT RI Ke -80, Lapangan Bola Kaki Kota Meuredu, Pidie Jaya, Sabtu ( 16/8/2025). Foto:Dok/ Muhammad Rissan

Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dibawah kepemimpinan H. Sibral Malasyi MA. S. Sos, ME dan Hasan Basri, ST. MT melalui Dinas-dinas terkait menggelar berbagai kegiatan permainan rakyat untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara yang bertujuan membangkitkan semangat kebersamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga.

Sejak hari Jumat sore tanggal 15 Agustus 2025, Lapangan Bola kaki Pidie Jaya  sudah dipadati warga. Sorak-sorai dan tepuk tangan menggema setiap kali peserta lomba melewati garis finis atau melakukan aksi lucu yang mengundang tawa

Dalam kegiatan Tarek tambang sebagai laga adu kekuatan  antara pihak kejaksaan versus Polres, pihak kejaksaan mengalami turbulensi yang mengakibatkan harus tunduk dengan skor 2:1, yang sebelumnya tim Kejaksaan berhasil membuat Tim dari instalasi pemerintah kalang kabut dengan skor  2:0.

Selain itu , ada juga kegiatan kegiatan lainya seperti  Sepeda santai, Lomba Anak tingkat sekolah dasar)SD),  sepak penalti bola kaki yang diikuti Forkopimda, SKPK, perwakilan organisasi  daerah, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD. Karnaval anak-anak, lomba dayung perahu dan tangkap bebek serta festival seni dan budaya anak.

Bupati Pidie Jaya Tgk. H. Syibral Malasyi MA., S.Sos., ME melalui Kabag Humas Prokopimda M. Riza Andika, S. Sos., M.Si kepada media ini, Sabtu, (16/8) mengatakan , Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat rasa nasionalisme dan membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan, persatuan, sportivitas, dan saling dukung terasa nyata di setiap momen perlombaan.

Oleh karena itu sambungnya, bapak  Bupati dan Wakil Bupati telah  menyampaikan,  bahwa permainan rakyat bukanya hanya sebagai ajang hiburan, para  generasi muda harus mengenal permainan tradisional dan merasakan kebersamaan dalam suasana penuh kegembiraan dan  Ini juga bentuk pelestarian budaya gotong royong yang menjadi jati diri bangsa dan masyarakat Kabupaten Pidie Jaya. Pungkasnya (R)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jaga Stabilitas Daerah Tetap Aman dan Nyaman, Pemerintah Pidie Jaya Gelar Rapat Koordinasi Forkompinda

Daerah

Aktivitas Masyarakat di Pelabuhan Ulee Lheue dan Museum Tsunami Padat, Kamtibmas Kondusif

Daerah

Menhan RI dan Panglima TNI Tinjau Pengungsi di Pidie Jaya

Daerah

James NKRI Apresiasi Iskandar, Putra Bireuen Harumkan Aceh di Penerbangan Internasional

Daerah

Kapolres Pidie Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan 2 Kapolsek Jajaran Polres Pidie 

Daerah

Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di Linge Aceh Tengah Capai 45,5 Persen

Daerah

Pangdam IM Tutup TMMD ke-127 di Bireuen, Tegaskan Pembangunan Nasional Harus Dimulai dari Desa

Daerah

Kolaborasi untuk Masa Depan: Kapolres Pidie Jaya dan Pj. Bupati Beri Perhatian Khusus pada Anak-anak Terpencil