Bener Meriah – Akses jalan utama yang menghubungkan Desa Pantan Lues, Kecamatan Gajah Putih menuju Desa Sumber Jaya, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, sempat terputus akibat tertutup material longsor sebagai dampak dari bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh beberapa waktu lalu.
Longsor terjadi di beberapa titik sepanjang jalur tersebut, dengan kondisi terparah berada di bagian tengah jalan penghubung antar Kecamatan Gajah Putih dan Kecamatan Timang Gajah. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutup badan jalan dengan ketinggian mencapai kurang lebih satu meter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Kondisi ini sangat menghambat aktivitas masyarakat yang sehari-hari bergantung pada jalur tersebut sebagai akses utama menuju kebun, pusat ekonomi, serta fasilitas umum lainnya.
Menanggapi kondisi tersebut, personel TNI dari Koramil 03/Timang Gajah bersama prajurit Yonif 114/Satria Musara yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) bergerak cepat melaksanakan gotong royong pembersihan material longsor. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama masyarakat setempat pada Sabtu (17/01/2026), sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kesulitan warga di wilayah binaan.
Danramil 03/Timang Gajah, Kapten Inf Takdir Anur, mengatakan bahwa upaya pembukaan akses jalan ini dilakukan secara bersama-sama dengan warga menggunakan peralatan seadanya guna mempercepat proses pembersihan.
“Jalan ini merupakan akses vital bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, TNI bersama warga melaksanakan gotong royong membuka akses jalan yang tertutup longsor agar dapat segera dilalui kembali,” ujar Kapten Takdir.
Ia menambahkan, meskipun dihadapkan dengan keterbatasan alat dan kondisi medan yang cukup berat, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan akses transportasi serta meringankan beban masyarakat pascabencana.
“Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, kami berharap akses jalan ini segera pulih sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal. Ini juga merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam membantu penanganan dampak bencana,” pungkasnya.
Sementara itu, Subhan, salah seorang warga Desa Pantan Lues yang turut serta dalam kegiatan gotong royong tersebut, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada TNI yang telah sigap membantu masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah turun langsung membantu membersihkan longsor. Kehadiran TNI sangat membantu dan memberikan semangat bagi kami warga,” ungkapnya.
Ia berharap, kerja sama dan kepedulian seperti ini terus terjalin, serta adanya perhatian lanjutan dari pihak terkait agar ke depan penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan akses jalan utama masyarakat tetap terjaga dengan baik, terutama saat musim hujan yang rawan terjadi longsor.
Editor: Redaksi









