Home / Daerah

Kamis, 17 April 2025 - 20:34 WIB

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Santri di Pidie Jaya, Polres Peragakan 10 Adegan

mm Redaksi

Satreskrim Polres Pidie Jaya sedang melakukan Rekonstruksi pembunuhan yang terjadi di Gampong Muko baroeh , kecamatan Bandar Dua , Pidie Jaya. Kamis (17/4/2025).Foto:Dok/ Humas Polres Pidie Jaya.

Satreskrim Polres Pidie Jaya sedang melakukan Rekonstruksi pembunuhan yang terjadi di Gampong Muko baroeh , kecamatan Bandar Dua , Pidie Jaya. Kamis (17/4/2025).Foto:Dok/ Humas Polres Pidie Jaya.

Pidie Jaya – Kepolisian Resor Pidie Jaya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang melibatkan seorang pelaku berstatus anak di bawah umur, pada Kamis (17/4/2025), pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berada di Gampong Mukoe Baroh, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Pelaku berinisial NZ (17), seorang santri di salah satu pesantren di wilayah tersebut, diduga melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap rekannya sesama santri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pelaku didasari oleh rasa sakit hati akibat utang piutang yang tidak diselesaikan oleh korban, dengan nominal sebesar Rp300 ribu.

Dalam rekonstruksi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pidie Jaya, sebanyak 11 adegan diperagakan di 2 (dua) TKP untuk menggambarkan kronologis jalannya peristiwa.

“Rekonstruksi berjalan lancar dan aman. Adegan-adegan awal sebanyak 8 Adegan yang di peragakan, menggambarkan terjadinya percekcokan dan perkelahian antara pelaku dan korban yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia,”

Adegan di TKP ke 2 (Dua) di peragakan 2 adegan yaitu pelaku menguasai sepeda motor milik korban, mencopot nopolnya lalu membuangnya dan penjualan Hp milik Korban untuk saksi Fahrus sebesar Rp 350.000, jelas Kapolres Pidie Jaya saat memberikan keterangan.

Rekonstruksi ini menjadi bagian penting dalam upaya penegakan hukum, guna memberikan gambaran objektif kepada penyidik, jaksa, serta masyarakat mengenai rangkaian kejadian yang sesungguhnya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya berhasil mengungkap identitas dan menangkap pelaku dalam waktu singkat setelah kejadian. Pelaku beserta barang bukti kini diamankan di Mapolres Pidie Jaya untuk proses hukum lebih lanjut.

Dalam kasus ini, pelaku dijerat dengan Pasal 338 jo Pasal 351 ayat (3) jo Pasal 365 ayat (1) KUHP, serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang menekankan penanganan khusus terhadap pelaku anak dengan tetap menjunjung prinsip keadilan restoratif.

Polres Pidie Jaya menyatakan komitmennya untuk menangani perkara ini secara profesional dan transparan, sembari tetap menghormati hak-hak anak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. ( Humas Polres Pidie Jaya ).

Share :

Baca Juga

Daerah

MTQ Aceh Ke 37 Telah Selesai, Pembayaran Untuk EO Baru 42 Persen, Plt DSI Pijay : Kita Akan Minta APIP Dan BPK Melakukan Audit

Daerah

Pangdam IM Launching Program Konvensi Motor Listrik di Aula The Pade Hotel Banda Aceh

Daerah

Kapolda Aceh Hadiri Peresmikan 100 Unit Hunian Tetap di Aceh Utara Oleh Menkopolkam RI

Daerah

Kejati Aceh Peringati Hari Antikorupsi Sedunia(Hakordia),Fokus Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat

Daerah

ICMI Aceh ; Pelajaran Penting dari Kebijakan Presiden Prabowo

Daerah

Antisipasi Luapan Air,  Excavator Bantuan PDI Perjuangan Buat Tanggul Di bibir Sungai.

Daerah

Kapolda Terima Audiensi Kepala BBPOM Aceh, Bahas Sinergi dalam Mengawal Obat dan Makanan

Daerah

Kapolda Panen 24,5 Ton Jagung pada Kuartal III di Aceh Jaya