Home / Pemerintah

Jumat, 24 Januari 2025 - 05:05 WIB

Syech Muharram Apresiasi Peran MAA dalam Pelestarian Adat Aceh

mm Redaksi

Syech Muharram, menerima audiensi dari para pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Besar (Foto : Dok. MC Aceh Besar)

Syech Muharram, menerima audiensi dari para pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Besar (Foto : Dok. MC Aceh Besar)

Aceh Besar – Bupati Aceh Besar Terpilih, Syech Muharram, menerima audiensi dari para pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Besar yang dipimpin oleh Ketua MAA, Tgk. Asnawi. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (23/01/2025) di kediaman Syech Muharram, Komplek BTN Ajuen, menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi terkait pengembangan adat dan budaya Aceh Besar.

Sebanyak 10 pengurus MAA hadir dalam pertemuan ini dan disambut langsung oleh Syech Muharram. Dalam pertemuan tersebut, Tgk. Asnawi menyampaikan berbagai capaian, tantangan, dan rencana program kerja MAA ke depan. Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintahan di bawah kepemimpinan Syech Muharram memberikan perhatian lebih terhadap penguatan lembaga adat.

“Dalam kesempatan ini, kami ingin menyampaikan selamat atas terpilihnya Bapak Syech Muharram dan Pak Syukri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar. Selain itu, kami juga ingin memperkenalkan diri dan menyampaikan beberapa program yang telah dan akan kami laksanakan,” ujar Tgk. Asnawi.

Menanggapi hal tersebut, Syech Muharram menyampaikan apresiasi atas inisiatif MAA untuk bersilaturahmi. Namun, ia menjelaskan bahwa dirinya belum memiliki kapasitas untuk memberikan arahan atau kebijakan karena belum dilantik secara definitif sebagai bupati.

“Saya berterima kasih atas kehadiran saudara-saudara dari MAA Aceh Besar. Namun, saat ini saya belum memiliki kewenangan untuk memberikan arahan terkait instansi pemerintahan. Insya Allah, setelah saya dilantik, kita akan duduk bersama untuk membahas langkah-langkah konkret demi kemajuan adat dan budaya di Aceh Besar,” ujar Syech Muharram dengan penuh kerendahan hati.

Dalam audiensi tersebut, diskusi pun berkembang pada isu pelestarian adat dan budaya Aceh, termasuk perlindungan terhadap cagar budaya dan peninggalan sejarah di Aceh Besar. Syech Muharram berharap kekayaan adat dan budaya Aceh tidak hanya menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang, tetapi juga berpotensi menjadi objek wisata religi yang menarik perhatian wisatawan.

“Harapan kita bersama, kekayaan adat, budaya, dan sejarah di Aceh Besar tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pengembangan pariwisata religi,” imbuh Syech Muharram.

Audiensi diakhiri dengan doa bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi antara MAA dan pemerintahan Aceh Besar ke depan. Turut hadir dalam pertemuan ini, Wakil Ketua MAA Tgk. Mukhtar, Kepala Sekretariat MAA Tgk. Salamuddin, serta beberapa pengurus lainnya seperti Tgk. Madian dan Tgk. Salamuddin.

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Di Gedung Merah Putih KPK, Illiza Tegaskan Komitmen Pemberantasan Korupsi

Pemerintah

Polda Aceh Tegaskan Komitmen terhadap Penyelesaian Kasus Ipda YF secara Transparan

Pemerintah

Sekdako Banda Aceh Buka Forum “Berani Lapor” Kunjungi Kampus di UIN Ar-Raniry

Pemerintah

Murthalamuddin Ajak Guru Menulis: “Bahasa Bisa Menggerakkan Bangsa”

Parlementarial

Anggota DPRA Dapil X bentuk forum aspiratif untuk respon keluhan masyarakat

Pemerintah

Kapoksahli Pangdam IM Pimpin Upacara Operasi Gaktib dan Yustisi Citra Wira Rencong 2025

Parlementarial

Sekretariat DPRA Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal

Pemerintah

Kepala BNPB tegaskan komitmen pemulihan pascabencana Sumatera, huntap dipercepat