Home / Daerah

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:49 WIB

TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan ARMCO Juli Tambo Tanjong

mm Mohd. S

Bireuen – Derasnya banjir bandang yang menerjang Provinsi Aceh pada 26 November 2025 lalu meninggalkan duka dan dampak besar bagi masyarakat. Di Kabupaten Bireuen, bencana tersebut tidak hanya merusak rumah warga dan lahan pertanian, tetapi juga memutus urat nadi kehidupan masyarakat berupa jembatan penghubung antar desa. Salah satu jembatan yang terdampak berada di Desa Juli Tambo Tanjong, Kecamatan Juli, sehingga aktivitas warga lumpuh total. Senin (19/01/2026).

Selama berhari-hari pasca bencana, masyarakat setempat hidup dalam keterbatasan. Aktivitas ekonomi tersendat karena sulitnya akses distribusi hasil pertanian dan perdagangan. Anak-anak harus menempuh jalur memutar untuk pergi ke sekolah, sementara warga yang membutuhkan layanan kesehatan harus menghadapi perjalanan yang lebih jauh dan berisiko. Jarak yang sebelumnya dekat terasa begitu jauh, dan roda kehidupan seolah berhenti berputar.

Di tengah kondisi tersebut, harapan kembali menyala ketika Tentara Nasional Indonesia hadir membawa solusi nyata. Kodim 0111/Bireuen bersama pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo bergerak cepat membangun jembatan ARMCO sebagai jembatan penghubung sementara yang sangat vital bagi warga.

Dengan semangat pengabdian dan gotong royong, pembangunan jembatan dilakukan secara intensif, melibatkan personel TNI dari Kodim 0111/Bireuen, khususnya Babinsa Koramil 0111-05/Juli, prajurit Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo, serta dukungan penuh masyarakat setempat. Warga bahu-membahu bersama prajurit, mulai dari pengangkutan material, pemasangan rangka jembatan, hingga perapihan akses jalan di kedua sisi jembatan.

Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc., menjelaskan bahwa proses pengerjaan jembatan berlangsung selama 10 hari, terhitung sejak 9 hingga 19 Januari 2026.

“Kita patut bersyukur. Berkat kebersamaan dan kerja keras seluruh unsur, baik dari Kodim 0111/Bireuen khususnya Babinsa Koramil 0111-05/Juli, prajurit Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo, serta peran aktif keuchik dan perangkat desa, jembatan ARMCO ini dapat diselesaikan tepat waktu,” ungkap Dandim.

Ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kebangkitan dan harapan baru bagi masyarakat pasca bencana. Menurutnya, jembatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan rakyat mampu menghadirkan solusi cepat dan tepat di tengah situasi darurat.

“Saya berharap jembatan ini dapat dirawat dengan baik oleh warga, sehingga bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama dan benar-benar menjadi penopang utama aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Keuchik Desa Juli Tambo Tanjong mewakili warga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada TNI atas kepedulian dan kerja keras dalam membangun kembali akses desa mereka. “Kami sangat terbantu. Dengan adanya jembatan ini, aktivitas warga kembali normal, anak-anak bisa sekolah dengan lancar, dan perekonomian desa mulai bangkit,” ujarnya.

Kini, roda kehidupan warga Juli Tambo Tanjong kembali berputar. Langkah kaki, kendaraan, dan harapan yang sempat terhenti, kembali menemukan jalannya—berkat hadirnya TNI yang selalu setia bersama rakyat dalam setiap keadaan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Jumat Curhat, Kapolres Pidie Dengar Langsung Aspirasi Warga Gampong Asan

Daerah

Ratusan Prajurit Yonif 115/ML bersama Relawan Bersihkan SMA Al – Jamiatul Washliyah Aceh Tamiang

Daerah

LSM PuTra Apresiasi Gerak Cepat Polres Pidie Jaya Ungkap Dugaan Kasus Penganiayaan Siswa

Daerah

Stan layanan Kekayaan Intelektual Kemenkum Aceh mudahkan warga konsultasi

Daerah

Meriahkan HUT Bhayangkara ke-79, Kapolres Lhokseumawe Buka Turnamen Badminton

Daerah

Subuh Keliling di Masjid Al-Ihsan, Kapolres Pidie Sampaikan Pesan Kamtibmas 

Daerah

Kapolda Aceh Lepas Tim Ekspedisi Gunung Leuser dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

Daerah

Kapolres Aceh Tengah Kawal dan Serahkan Langsung Bantuan dari Pemda dan Kapolri ke Wilayah Terisolir di Kecamatan Linge