Home / Pemerintah / Pemko Banda Aceh

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:29 WIB

Wali Kota Illiza Paparkan Strategi Kota Tangguh Di YCC Rakernas Apeksi 2026

mm Redaksi

Medan- Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memaparkan sejumlah inspirasi saat menjadi motivational speech dalam talkshow inspiratif dalam gelaran Youth City Changers (YCC) Rakernas APEKSI 2026 di Le Polonia Hotel, Kota Medan, Minggu,(28/6/2026)

Acara ini merupakan kegiatan pembuka dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI ke-XVIII di Kota Medan mengambil tema “Orang Muda Tangguh Untuk Indonesia”, YCC menjadi wadah bertukar ide dan gagasan bagi ratusan peserta perwakilan dari 70 kota se-Indonesia.

Wali Kota Illiza memberikan motivational speech bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiharto, dan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

Turut hadir juga dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Medan Zakiyudin Harahap, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Direktur Apeksi Alwis Rustam, sejumlah kepada OPD Pemko Medan serta para delegasi muda se Indonesia.

Dalam talkshow tersebut, Wali Kota Illliza berbagi pengalaman tentang bagaimana sebuah kota yang pernah mengalami salah satu bencana terbesar dalam sejarah dunia belajar untuk bangkit, belajar untuk berkolaborasi, dan belajar mempersiapkan generasi mudanya agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Saya mengajak kita semua melihat perjalanan Banda Aceh, sebuah perjalanan dari tragedi, menuju ketangguhan, dan kini menuju masa depan yang dibangun bersama generasi muda,” ungkap Illiza dihadapan para delegasi muda se Indonesia tersebut

Kata Illiza, dalam hitungan menit, tsunami mengubah wajah kota kami. Puluhan ribu warga kehilangan nyawa. Ribuan rumah hancur. Infrastruktur kota lumpuh. Hampir setiap keluarga memiliki cerita tentang kehilangan.

“Bagaimana Banda Aceh bisa bangkit, jawabannya Kolaborasi, seluruh dunia turut membantu proses tanggap darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi, Dari pengalaman itulah kami belajar bahwa ketangguhan tidak dibangun oleh satu pihak.

Ketangguhan lahir ketika pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan mitra internasional, dan hingga hari ini, semangat itulah yang terus kami bawa dalam pembangunan Banda Aceh,” kata Illiza.

Illiza juga berbagi cerita kala Aceh kembali menghadapi ujian besar di akhir tahun 2025 yaitu bencana banjir yang melanda berbagai wilayah.Sebanyak 18 kabupaten dan kota terdampak.

Meskipun Banda Aceh tidak menjadi wilayah yang paling terdampak, namun merasakan efeknya. Aktivitas masyarakat terganggu, distribusi logistik terhambat, dan jaringan infrastruktur regional ikut terdampak.

“Setelah saya dan pra jajaran memastikan kondisi Banda Aceh tetap terkendali, kami menggerakkan #BandaAcehPeduli. Melalui gerakan ini, Banda Aceh mengirimkan bantuan logistik, dukungan medis, ambulans, trauma healing, dukungan pendidikan, hingga bantuan pemulihan infrastruktur dasar ke berbagai kabupaten dan kota yang terdampak.

Pada saat yang sama, kami juga merasakan semangat solidaritas dari keluarga besar APEKSI. Sejumlah pemerintah kota anggota APEKSI turut memberikan bantuan bagi masyarakat Aceh,” kata Illiza yang disambut aplusan para peserta.

Illiza juga mengatakan bahwa ketangguhan bukan hanya tentang membangun kembali bangunan yang hancur. Ketangguhan adalah membangun manusia yang peduli. Membangun masyarakat yang saling menjaga dan membangun generasi muda yang siap menghadapi masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Illiza juga menyerahkan buku dirinya yang berjudul “Jejak Langkah Illiza Di tengah Banjir Sumatera” kepada seluruh delegasi muda yang hadir pada acara tersebut.(AY)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Ombudsman RI Anugerahkan Predikat Kepatuhan Pelayanan Publik 2024, Aceh Barat Raih Nilai Tertinggi

Pemerintah

Satlantas Polres Lhokseumawe Gelar Penyuluhan Keliling, Ajak Pengendara Tertib Berlalu Lintas

Pemerintah

Wakil Gubernur Aceh Pimpin Safari Ramadan di Kabupaten Pidie

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal: Karakter Aceh adalah Karakter Islam

Ekbis

Imbas Pembangunan Jalan Enang-Enang Lamban, Kepala BPJN Didesak Dicopot

Ekbis

Sekda Aceh Bersilaturahmi dengan Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor

Pemerintah

Pemkab Aceh Besar Harap Panglima Teuku Nyak Makam Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional

Pemerintah

Penjabat Gubernur Safrizal Luncurkan Program Penghapusan Pasung untuk ODGJ di Aceh