Home / Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:41 WIB

Komdigi RI Hadirkan Garuda Spark di Banda Aceh, Gedung BAA Jadi Pusat Digital dan Startup

mm Redaksi

BANDA ACEH – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI bersama Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh akan menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSH) pada semester kedua 2026.

Program ini dirancang untuk mempertemukan talenta digital, startup, komunitas teknologi, investor, akademisi, dunia usaha, dan pemerintah dalam satu ekosistem kolaboratif.

Perwakilan Komdigi RI yang mengampu program Garuda Spark Innovation Hub, Farhan mengatakan, Banda Aceh memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital.

Menurutnya, berbagai komunitas, startup, dan perguruan tinggi telah aktif melahirkan inovasi.

Namun tetap membutuhkan ruang kolaborasi yang mampu menghubungkan seluruh elemen ekosistem.

“Kami melihat peluangnya besar. Aktivitas yang dijalankan komunitas, startup, dan kampus sebenarnya sudah cukup masif,” ujarnya.

“Oleh karena itu, Garuda Spark Innovation Hub hadir sebagai platform bersama untuk mengembangkan ekosistem startup, talenta digital, dan inovasi di Banda Aceh,” ucap Farhan saat temu ramah dengan komunitas digital di Banda Aceh, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah belum terhubungnya berbagai pihak yang sebenarnya memiliki potensi untuk bekerja sama.

Melalui Garuda Spark, komunitas, startup, sejarawan, pemerintah, dan sektor swasta diharapkan dapat berbagi peluang serta mengembangkan inovasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi digital daerah.

Sementara itu, Manager Telkom AI Center, Jurnalis menilai, kualitas sumber daya manusia (SDM) digital di Aceh tidak kalah dibandingkan daerah lain.

Menurutnya, banyak anak muda Aceh yang memiliki kemampuan di bidang teknologi dan kecerdasan buatan.

Namun mereka belum terserap secara maksimal oleh industri sehingga sebagian memilih bekerja secara freelance atau mencari peluang di luar daerah.

“Anak-anak muda Aceh sebenarnya memiliki kemampuan yang sangat baik. Banyak yang memiliki skill digital, namun belum terserap secara maksimal oleh industri,” beber dia.

“Akibatnya, mereka mencari peluang sendiri melalui pekerjaan freelance atau harus keluar daerah untuk mengembangkan kariernya,” katanya.

Pemko Siapkan Gedung BAA
Sedangkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir mengatakan, Garuda Spark Innovation Hub akan difasilitasi di Gedung Banda Aeh Academy (BAA) yang berada di kawasan Blanggadang.

Gedung BAA yang merupakan eks Gedung Dekranasda Bantersebut da Aceh yang nantinya akan menjadi pusat aktivitas komunitas digital, startup, dan talenta teknologi.

“Program kehadiran ini diharapkan mempercepat lahirnya kolaborasi baru, membuka peluang usaha, serta membantu talenta digital Aceh terhubung dengan kebutuhan industri dan pasar yang lebih luas,” tutupnya. (*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Wakil Bupati Aceh Besar Tegaskan Pentingnya Peningkatan Mutu Pendidikan

Parlementarial

Sekretariat DPRA Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal

Parlementarial

Ketua DPRA dan Plt Sekda Bahas Sumbatan Realisasi APBA 2025

Pemerintah

DLH Aceh Besar Dorong Masyarakat Lakukan Daur Ulang

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal Instruksikan Pembenahan Showroom Dekranasda Aceh

Pemerintah

Syeikh Reza dan Ustazah Peggy Isi Tausiah di Aula Balai Kota

Pemerintah

Bantu Pemenuhan Air bersih bagi Warga, Satgas TMMD Ke-123 Kodam IM Bangun 13 Titik Sumur Bor di Aceh

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal Rapat Daring Penataan Tenaga Non ASN