Home / Berita / Internasional / Nasional / Polri

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:13 WIB

Tokoh Pemuda Papua Kecam Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo dan Mendukung Langkah Penegakan Hukum

Raka

Jayapura – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Merah Putih Republik Indonesia Papua Ali Kabiay mengecam keras pembunuhan tiga warga sipil di Kabupaten Yahukimo yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang mengatasnamakan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

 

Ali mengatakan peristiwa tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam karena para korban merupakan warga sipil biasa dan Orang Asli Papua yang tidak memiliki keterkaitan dengan aparat keamanan.

“Kami sangat miris melihat aksi pembunuhan yang dilakukan secara sadis terhadap warga sipil. Ketiga korban adalah masyarakat biasa yang memiliki keluarga, anak, istri, orang tua, dan kehidupan yang harus mereka jalani,” kata Ali dalam keterangannya di Jayapura.

 

Menurut dia, tindakan kekerasan yang menyasar masyarakat Papua sendiri menimbulkan pertanyaan besar mengenai tujuan kelompok tersebut, terlebih video pembunuhan turut disebarluaskan sehingga menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

 

Ia menilai penyebaran rekaman tersebut merupakan bentuk intimidasi yang bertujuan menciptakan rasa takut di kalangan warga. Karena itu, masyarakat diminta tidak terprovokasi dan tetap mempercayakan keamanan kepada aparat negara.

 

Ali mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya di Yahukimo, untuk bersatu menolak segala bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan warga sipil.

 

“Masyarakat berhak hidup aman dan damai di atas tanahnya sendiri tanpa ancaman dan kekerasan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu melawan tindakan yang merugikan rakyat Papua,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa para korban bukan anggota TNI maupun Polri, melainkan warga sipil yang menjalani aktivitas sehari-hari bersama keluarga mereka.

 

Menurut Ali, pembunuhan terhadap warga sipil merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang serius dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

 

Selain itu, pihaknya menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat keamanan, termasuk Satgas Operasi Damai Cartenz, dalam menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata.

 

“Kami mendukung upaya aparat keamanan dalam menindak pelaku kekerasan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Kami juga mendoakan agar Satgas Operasi Damai Cartenz dapat menjalankan tugasnya dengan baik demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Papua,” katanya.

 

Ali menambahkan bahwa keamanan merupakan faktor penting dalam mendorong pembangunan daerah. Menurut dia, kondisi keamanan yang kondusif akan membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Jika wilayah aman, anak-anak dapat bersekolah dengan tenang, mama-mama dapat berjualan di pasar, dan masyarakat dapat beraktivitas di kebun maupun tempat usaha mereka. Keamanan akan menjadi fondasi bagi kemajuan Papua,” ujarnya.

 

Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus mendukung upaya menjaga kondusivitas wilayah sehingga pembangunan, pelestarian budaya, dan kehidupan sosial masyarakat Papua dapat berjalan dengan baik.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Polresta Banda Aceh: Tidak Menemukan Unsur Pidana dalam Kematian Taruna Poltekpel Malahayati

Nasional

*Astamaops Kapolri Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Tekankan Pendekatan Humanis dan Kesehatan Personel*

Berita

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh

Berita

Tikam Korban Tujuh Kali Pakai Badik, Terduga Pelaku Diamankan di Polresta Banda Aceh

Berita

*Temuan BPK Jadi Alarm, YARA Nilai Pengadaan Mobil Dinas Aceh Besar Tak Prioritas*

Nasional

Kapolri Hadiri Gala Dinner General Assembly ASEAN TUC 2026, Tekankan Hubungan Industrial Harmonis

Berita

Dua Pelajar di Banda Aceh Diamankan Polisi Terkait Kasus Curanmor, Dua Sepeda Motor Disita

Polri

Peringatan May Day di Banda Aceh Berlangsung Tertib, Polda Aceh Bagikan 2,5 Ton Beras