Home / Daerah

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:12 WIB

Wali Kota Illiza Launching Program Jum’at Mengaji

mm Redaksi

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menghadirkan program Jum’at Mengaji dan Ceramah Agama, sebuah ikhtiar spiritual yang digagas oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, untuk membangun Banda Aceh melalui kekuatan nilai-nilai Qur’ani dan spiritualitas masyarakat.

Kegiatan yang mengangkat tema “Al-Qur’an sebagai Sumber Nilai dalam Membentuk Jiwa Ikhlas dan Amanah Menuju Kota Kolaborasi” tersebut digelar di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Jumat (17/10/2025), dengan menghadirkan pendakwah kondang Habib Ahmad Al Habsyi sebagai penceramah.

Launching program ini ditandai dengan penyerahan Al-Qur’an secara simbolis oleh Wali Kota Illiza kepada perwakilan ASN, Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), para Da’i dan Da’iyah, serta perwakilan Keuchik se-Kota Banda Aceh. Dalam kesempatan itu, turut diserahkan pula santunan bagi anak-anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, Anggota DPRK Banda Aceh Teuku Nanta dan Tuwanku Muhammad, Sekda Kota Banda Aceh Jalaluddin, Ketua Dekranasda Amir Ridha, Ketua TP PKK Dessy Maulidha, para Kepala OPD, para Keuchik se-Kota Banda Aceh, serta ulama, Da’i-Da’iyah, pengurus BKMT, dan BKM.

Dalam sambutannya, Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan bahwa Banda Aceh sebagai Serambi Mekkah harus tampil sebagai kota teladan, bukan hanya cerdas secara digital, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

“Nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam setiap kebijakan publik — dalam cara kita bekerja, melayani masyarakat, dan membangun kolaborasi lintas sektor,” ujar Illiza.

Menurutnya, membangun Banda Aceh tidak cukup hanya dengan program dan kebijakan, melainkan harus dibarengi keikhlasan kolektif dan kolaborasi spiritual.

“Kolaborasi yang paling indah adalah ketika semua pihak bekerja bukan untuk nama, tapi semata-mata untuk ridha Allah SWT,” ungkapnya.

Illiza juga menegaskan, program Jum’at Mengaji akan menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja ASN yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, sekaligus mendorong masyarakat agar menjadikan membaca dan memahami Al-Qur’an sebagai bagian dari rutinitas hidup.

“Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di pendopo, tapi juga akan kita dorong untuk digelar di masjid-masjid, meunasah, sekolah, dan gampong-gampong,” tambahnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Habib Ahmad Al Habsyi mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam setiap sendi kehidupan, baik dalam bekerja, berkeluarga, maupun bermasyarakat.

“Siapa yang berpegang pada Al-Qur’an, Allah akan muliakan hidupnya. Tapi siapa yang berpaling darinya, maka hidupnya akan kehilangan arah,” pesan Habib Ahmad.

Di akhir acara, Wali Kota Illiza menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, terutama para ulama, Da’i-Da’iyah, BKMT, BKM, ASN, para keuchik, dan masyarakat yang ikut menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat iman, memperdalam ilmu, dan memperindah amal.***

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

MTQ Aceh Ke 37 Telah Selesai, Pembayaran Untuk EO Baru 42 Persen, Plt DSI Pijay : Kita Akan Minta APIP Dan BPK Melakukan Audit

Daerah

Razia Ops Patuh Seulawah 2025, Satlantas Polresta Banda Aceh Bertindak Secara Humanis

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Terima Penghargaan Theacehpost Awards 2025

Daerah

Tradisi Peusijuek Tandai Selesainya Pembangunan Jembatan Garuda Desa Teungoh, Kab. Aceh Utara

Daerah

Jelang Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Pidie Jaya, H. Syibral : Terimakasih Abangda Dedek

Daerah

Kapolres Pidie Pimpin Upacara Pemakaman Aipda Hendri Saputra

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Tinjau Lokasi Peternakan Bersama Wakil Gubernur Aceh

Daerah

Kapolres Pidie Jaya Melayat ke Rumah Duka Abu Usman Kuta Krueng di Ponpes Darul Munawwarah