Home / Nasional / Polri

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Hadir di Tengah Ketenangan Ibadah, Patroli Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan dan Pererat Kedekatan dengan Jemaat di Sinak

Raka

Sinak, Papua Tengah – Kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali dirasakan masyarakat melalui kegiatan patroli jalan kaki yang dipadukan dengan pengamanan ibadah Nasrani di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIT tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan rangkaian ibadah Nasrani dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Operasi Damai Cartenz menyusuri kawasan Pasar Distrik Sinak dan sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Personel melakukan pemantauan situasi secara langsung melalui patroli jalan kaki di wilayah Sinak secara menyeluruh guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Personel menyapa warga yang beraktivitas di sekitar lokasi, berinteraksi dengan jemaat, serta memberikan rasa aman melalui kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat.

Kegiatan patroli dan pengamanan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran personel mendapat respons positif dari masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran Polri dalam menjaga keamanan selama berlangsungnya kegiatan ibadah maupun aktivitas sehari-hari.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin setiap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Setiap warga negara berhak menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat. Kehadiran personel kami di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan keamanan tetap terjaga, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi seluruh jemaat yang melaksanakan ibadah,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

Menurutnya, pendekatan humanis yang dilakukan melalui patroli dialogis dan pengamanan kegiatan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan di Papua.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah kegiatan keagamaan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui patroli dan pengamanan yang kami lakukan, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk melayani dan melindungi masyarakat. Ketika masyarakat merasa aman saat beribadah dan beraktivitas, maka kepercayaan serta sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan akan semakin kuat,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

Melalui patroli rutin, pengamanan kegiatan keagamaan, serta pendekatan humanis yang terus dikedepankan, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berkomitmen untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

TNI-POLRI Borong Hasil Bumi di Puncak Jaya, Wujud Sinergi dan Peduli Ekonomi Rakyat

Berita

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh

Berita

Bongkar 96 Kasus BBM Ilegal Sepanjang 2026, Kapolda Sumsel Hadirkan Solusi Gakkum dan Ekonomi Legal

Berita

Seleksi Taruna Akpol Masuk Tahap Akhir, Wakapolri Pimpin Pemeriksaan Penampilan 404 Catar

Berita

Polresta Banda Aceh Dalami laporan Dugaan Pelecehan Seksual di Bugar Refleksi

Polri

Penerimaan Terpadu Bintara dan Tamtama Polri TA 2026 di Polda Aceh, 141 Calon Bintara dan 49 Calon Tamtama Dinyatakan Lulus.

Nasional

Pertemuan Pemerintah Aceh, DPR Aceh, dan Forbes Aceh di Jakarta membahas fokus perjuangan revisi UUPA, Senin malam (15/6/2026).

Berita

Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil