Home / Pemerintah Aceh

Senin, 15 Desember 2025 - 18:36 WIB

Akses Bireuen-Bener Meriah Pulih: Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung dan Sudah Bisa Dilalui

mm Redaksi

Bireuen – Konektivitas vital antara Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Bener Meriah kembali normal. Jembatan bailey di Teupin Mane yang dibangun dengan cepat setelah jembatan utama terputus akibat bencana banjir dan longsor kini telah rampung sepenuhnya dan resmi dibuka untuk lalu lintas umum.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, SIP mengonfirmasi kabar tersebut. Ia menjelaskan bahwa jembatan darurat ini merupakan solusi cepat pasca musibah banjir dan tanah longsor yang merusak infrastruktur pada jalur tersebut.

“Alhamdulillah, Jembatan Bailey Teupin Mane sudah rampung dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan dari kedua arah. Pembangunan ini adalah respons cepat Pemerintah Aceh untuk mengatasi terputusnya jalur utama ini,” ucap Sekda Aceh, M. Nasir dalam keterangannya, Minggu, 14 Desember 2025.

M. Nasir yang juga ditunjuk sebagai incidence commander (IC) menjelaskan, Pemerintah Aceh berharap agar pembangunan jembatan bailey sebagai penghubung antara Kabupaten Bireuen – Bener Meriah secepatnya rampung. Diantaranya mengoptimalkan upaya pembukaan dan perbaikan akses jalan secara menyeluruh menuju daerah pedalaman, khususnya ke Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.

“Setelah jembatan bailey ini rampung, fokus kita selanjutnya adalah mengoptimalkan pembukaan akses jalan, terutama menuju Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah. Hal ini untuk memastikan kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga di kawasan dataran tinggi Gayo,” ucap M. Nasir.

Sebelumnya, terputusnya jembatan permanen Teupin Mane telah menyebabkan gangguan signifikan, terutama dalam distribusi logistik dan aktivitas warga sehari-hari. Pengguna jalan terpaksa menggunakan jalur alternatif yang jauh lebih sulit dan memakan waktu.

Dengan rampungnya jembatan bailey ini, jalur transportasi kembali lancar sehingga memungkinkan aktivitas perekonomian dan mobilitas warga kembali normal. Pemerintah daerah dan masyarakat setempat menyampaikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan kerja keras tim penanganan bencana dalam mendirikan jembatan darurat tersebut.

Meskipun bersifat sementara, M. Nasir berharap agar jembatan bailey ini diharapkan mampu menopang beban lalu lintas sambil menunggu pembangunan kembali jembatan permanen yang lebih kokoh di lokasi yang sama.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi truk dan kendaraan logistik, untuk mematuhi batas tonase yang tertera pada rambu-rambu di sekitar jembatan. Ini demi kepentingan bersama agar jembatan bailey ini dapat berfungsi optimal hingga jembatan permanen selesai dibangun,” pungkasnya.[]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Mualem Tinjau Dampak Banjir Bandang di Aceh Tenggara dan Gayo Lues

Pemerintah Aceh

Dana Otsus Tahap II Cair Rp 1,5 Triliun, Khusus Jatah Provinsi

Pemerintah Aceh

Usai Pengobatan di Penang, Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek di Meuligoe

Pemerintah Aceh

Temui Mensos, Dek Fadh minta penambahan 331,9 ribu peserta PBI JK untuk Aceh

Pemerintah Aceh

Rehab-Rekon Pascabencana Aceh Dibahas, Pemerintah Soroti Huntap hingga Normalisasi Sungai

Pemerintah Aceh

Tgk. Malik Mahmud Bawa Refleksi Perdamaian Aceh ke Forum Global Town Hall 2026

Pemerintah Aceh

UPTD PPA Wilayah I Banda Aceh Serahkan SK PPPK kepada 16 Pegawai Baru

Pemerintah Aceh

Gubernur dan DPRA Sahkan APBA Perubahan 2025