Home / Daerah

Sabtu, 29 November 2025 - 15:54 WIB

Bantuan Bencana Aceh Tiba di Lanud SIM dan Siap Dikirim ke Lokasi Terdampak

mm Redaksi

Aceh Besar – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh menghadiri Apel Team Recovery Bencana Aceh yang digelar di Hanggar Lanud Sultan Iskandar Muda, Sabtu (29/11/25). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah serta mempercepat penanganan berbagai bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa hari terakhir.

Apel tersebut diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, PLN, serta sejumlah instansi pendukung lainnya. Seluruh unsur menampilkan kesiapan personel, peralatan evakuasi, hingga sarana pendukung operasional sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadapi situasi darurat secara cepat, responsif, dan terkoordinasi. Apel ini juga menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mempercepat penanggulangan bencana serta memastikan bantuan dapat segera diterima masyarakat yang terdampak.

Usai pelaksanaan apel, Pangdam IM bersama Forkopimda Aceh melakukan peninjauan menyeluruh terhadap sejumlah logistik yang telah disiapkan untuk dikirimkan ke daerah-daerah terdampak banjir dan longsor. Peralatan evakuasi, tenda pengungsian, bahan kebutuhan pokok, peralatan komunikasi darurat, hingga kendaraan pendukung dipastikan dalam kondisi siap digunakan dan segera diberangkatkan.

Salah satu dukungan utama yang menjadi perhatian adalah Tower Emergency milik PLN Pusat, yang disiagakan untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik di wilayah yang mengalami kerusakan jaringan akibat bencana. Peralatan ini diharapkan menjadi solusi cepat bagi daerah yang terdampak pemadaman akibat akses terputus ataupun kerusakan infrastruktur.

Bantuan darurat dari Pemerintah Pusat telah tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Jumat malam (28/11/25). Menggunakan pesawat Airbus A-400MRTT dengan Tail Number A-4001 milik TNI AU, bantuan tersebut diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, membawa misi khusus penyaluran bantuan sosial untuk korban bencana di Aceh.

Adapun bantuan yang dibawa meliputi Landing Craft Rubber (LCR), tenda lapangan, mie instan, perangkat komunikasi Starlink, genset, kompresor, serta sejumlah paket sembako berupa ransum dan makanan cepat saji. Seluruh bantuan ini akan segera didistribusikan ke masyarakat terdampak sebagai bagian dari percepatan penanganan darurat di lapangan.

Untuk wilayah yang tidak dapat dijangkau melalui jalur darat akibat terputusnya akses, TNI Angkatan Udara telah menyiapkan unsur udara untuk mempercepat pendistribusian logistik. Pesawat dan helikopter akan dikerahkan untuk membawa bantuan ke titik-titik yang membutuhkan, sehingga seluruh warga terdampak dapat menerima bantuan secara merata dan tepat waktu.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bergerak cepat dalam penanganan bencana di Aceh.

“Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih kepada TNI, Polri, BNPB, Basarnas, PLN, dan seluruh instansi yang terlibat. Dukungan ini sangat berarti untuk mempercepat proses pemulihan, terutama bagi masyarakat yang kini masih terdampak banjir dan longsor,” ujarnya.

Ia berharap koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar penanganan bencana dapat berjalan optimal hingga kondisi kembali normal.

Menanggapi dukungan Pemerintah Pusat dan seluruh unsur terkait, Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan bahwa Kodam IM akan terus mengerahkan personel dan kemampuan terbaik untuk membantu masyarakat.

“Kodam Iskandar Muda berkomitmen penuh untuk mendukung seluruh upaya penanganan bencana di Aceh. Kami akan memastikan bahwa semua bantuan dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran,” tegas Pangdam.

Beliau menambahkan bahwa seluruh satuan jajaran Kodam IM telah digerakkan untuk membantu evakuasi warga, membuka akses jalan, serta mendukung pendistribusian logistik.

“Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat. Kami terus berupaya membuka akses yang terputus dan membantu proses evakuasi di wilayah yang paling terdampak,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Pangdam menegaskan pentingnya soliditas dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI–Polri, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat mempercepat pemulihan kondisi di Aceh. Semoga seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolda Aceh, Kasdam IM, Irdam IM, para Asisten Kasdam IM, para Kabalakdam IM, unsur Forkopimda Aceh, serta para tamu undangan lainnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Respon Cepat, Kodam Iskandar Muda Bantu evakuasi korban banjir sembilan Kabupaten/Kota

Daerah

Kejati Aceh dan Kodam IM Laksanakan Apel Gelar Kesiapan Pengamanan Kejati dan Kejari Se-Wilayah Aceh dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama

Daerah

Kasdam IM Brigjen TNI Yudha Fitri Pimpin Tabur Bunga Peringati HUT ke-80 TNI di TMP Banda Aceh

Daerah

Perkuat Integrasi Perdamaian, Mahasiswa Universitas Abulyatama Gelar FGD

Daerah

Danpas 1 Brimob Pelopor Dampingi Bupati Aceh Tamiang Lepas Taruna Latsitardanus ke-46 Tahun 2026

Daerah

Polres Pidie bersama Kodim dan Pemkab Pidie Dukung Gerakan Indonesia Asri Lewat Jumat Bersih

Daerah

Tim Psikologi SSDM Polri Gelar Trauma Healing bagi Pengungsi Banjir di Pidie Jaya

Daerah

Penuh Kekeluargaan ! Bupati Pidie Jaya, Bupati Simeulue dan Tokoh Aceh Ngopi Bareng  di Tengah Riuh MTQ ke-37