Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:44 WIB

Kepala DPMPTSP Aceh Fokuskan Distribusi Logistik Tepat Sasaran di Subulussalam

mm Redaksi

Subulussalam — Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Subulussalam untuk mengakselerasi penanganan dampak bencana yang melanda wilayah tersebut. Identifikasi kebutuhan logistik dan kepastian distribusi bantuan hingga ke tingkat tapak menjadi fokus utama agar penanganan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marwan Nusuf, turun langsung ke lokasi bencana, Minggu (7/12/2025). Dalam kapasitasnya sebagai Koordinator Penghubung Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Kota Subulussalam, Marwan menggelar rapat koordinasi intensif bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam selaku Komando Tanggap Darurat beserta jajarannya di Posko Utama Penanganan Bencana.

Langkah ini diambil untuk memetakan ulang kebutuhan mendesak para pengungsi dan warga terdampak, serta mengurai kendala distribusi bantuan di lapangan. Koordinasi lintas sektor ini dinilai krusial mengingat dinamika situasi kebencanaan yang kerap berubah dengan cepat.

Di sela-sela peninjauan di Posko Utama, Marwan Nusuf menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Aceh di lapangan bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata tanggung jawab pemerintah provinsi dalam menyokong pemerintah daerah yang sedang menghadapi situasi krisis.

”Sesuai arahan pimpinan, kami hadir untuk memastikan tidak ada kekosongan penanganan. Kami melakukan koordinasi intensif dengan rekan-rekan BPBD untuk menginventarisasi kebutuhan logistik secara riil. Tujuannya satu, memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran, cepat, dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini,” ujar Marwan.

Menurut Marwan, aspek ketepatan waktu dan sasaran menjadi kunci dalam manajemen logistik bencana. Ia menekankan pentingnya data yang terintegrasi antara posko utama dengan kondisi riil di titik-titik pengungsian agar tidak terjadi penumpukan bantuan di satu lokasi, sementara lokasi lain mengalami kekurangan.

”Kita tidak ingin bantuan hanya menumpuk di posko, tetapi harus mengalir lancar ke warga. Kami ingin memastikan beban masyarakat yang terdampak bisa segera terangkat melalui penanganan yang terukur dan berkelanjutan,” tambah Marwan.

Sinergi antara Pemerintah Aceh dan Pemkot Subulussalam melalui kehadiran tim penghubung ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan (recovery) pascabencana, serta menjamin ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat berlangsung.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Gelar Sosialisasi Pencatatan Non-Tender SPSE

Pemerintah Aceh

Dukung Pemerintah Aceh, Program SKALA Siapkan Strategi Pemulihan Pascabencana

Pemerintah Aceh

Plt Sekda Aceh Donor Darah dalam Kegiatan Donor Darah Tahap III Tahun 2025 Dishub Aceh

Pemerintah Aceh

Bunda PAUD Aceh Lakukan Audiensi untuk Peningkatan Kapasitas Pendidikan Anak Usia Dini

Pemerintah Aceh

Sekda Hadiri Reuni Akbar Ulang Tahun ke-44 SMAN 1 Peusangan

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Aceh Berkomitmen Bantu UKPBJ Kabupaten/Kota Capai Level 3 Proaktif

Pemerintah Aceh

Mualem Terima Silahturrahmi Gubernur Sumut dan Bupati Tapanuli Tengah 

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Gelar Rapat dengan Dunia Usaha Dukung Tanggap Darurat Bencana