Home / Parlementarial

Kamis, 23 Januari 2025 - 06:00 WIB

Komisi VI DPRA menerima aspirasi yang disampaikan oleh Asosiasi Tenaga Administrasi Sekolah (ATAS) Provinsi Aceh

mm Redaksi

Komisi VI DPRA menerima aspirasi yang disampaikan oleh Asosiasi Tenaga Administrasi Sekolah (ATAS) Provinsi Aceh.

Komisi VI DPRA menerima aspirasi yang disampaikan oleh Asosiasi Tenaga Administrasi Sekolah (ATAS) Provinsi Aceh.

Banda Aceh – Asosiasi Tenaga Administrasi Sekolah (ATAS) Provinsi Aceh menemui Komsi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terkait dengan insentif Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) yang tidak dibayar.

Kehadiran perwakilan ATAS dari 23 kabupaten/kota ke DPRA diterima oleh Komisi VI DPRA, Selasa (21/1/2025).

Ketua ATAS Provinsi Aceh, Aisara Silma SE dalam rilis dikirim ke media ini, Kamis (24/1) mengatakan, tujuannya menemui Komisi VI DPRA yang salah satunya membidangi masalah pendidikan, untuk mengadukan masalah insentif Tenaga Adminitrasi Sekolah (TAS).

“Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) yang sama-sama pegawai provinsi dengan pegawai di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah, namun kami tidak mendapatkan insentif,” ujar Aisara.

Dulu katanya, sebelum pegawai jenjang pendidikan menengah dibayarkan insentifnya oleh pemerintah kabupaten/kota. Namun semenjak beralih ke provinsi sama sekali tidak dibayarkan.

Sementara staf di Cabdisdik Wilayah, mereka tetap menerima insentif yang nilainya jutaan berdasarkan golongan tiap bulannya. Apa bedanya dengan kami, tanya Aisara.

Sebelumnya kami telah mengadukan hal ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang menyambut kehadiran kami dengan baik dan mendiskusikan masalah ini.

“Kami bermohon kepada DPRA khususnya di Komisi VI untuk memperjuangkan kesejahteraan tenaga administrasi sekolah supaya dianggarkan, agar kami bisa juga menikmati jerih payah selama ini,” pintanya.

Aisara menambahkan, kalau tidak sebesar yang diterima oleh staf di Cabdisdik, kami menerima dengan ikhlas seberapa pun besarannya yang bisa dianggarkan oleh eksekutif dan legislatif.

Menanggapi keluhan dan aspirasi yang disampaikan oleh ATAS Provinsi Aceh, Ketua Komisi VI DPR diwakili Ihya Ulumuddin SP MH yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI menanggapinya tuntutan mereka degan serius.

Di hadapan Anggota Komisi VI DPRA yang hadir, ia berjanji akan menerima aspirasi dan masukan dari ATAS Provinsi Aceh, dan memaklumi tuntutan tersebut.

“Saat ini anggaran tahun 2025 sudah diparipurnakan, kami akan mencoba memperjuangkan di anggaran perubahan seberapa yang bisa dianggarkan untuk tenaga adminisrasi sekolah,” ujarnya.

Diharapkannya, semoga tahun-tahun berikutnya pihak eksekutif mengusulkan untuk tenaga administrasi sekolah ini dan pihak legislatif bisa mengesahkannya.

“Terima kasih atas aspirasi yang disampaikan oleh ATAS Provinsi Aceh dengan melakukan diskusi untuk mencari solusi, karena DPRA menerima semua aspirasi untuk diperjuangkan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Ketua DPRA akan Lanjutkan Pansus Tambang

Parlementarial

Nasir Djamil: Inti dari Restorasi Polri, Memulihkan Keadaan Menjadi Sehat Kembali

Parlementarial

DPRA Minta Aparat Ungkap Motif Dibalik Kabur Napi di Lapas Kutacane  

Parlementarial

DPRA Gelar Paripurna Penyampaian Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA TA 2024

Nasional

Nasir Djamil Apresiasi Peran Polri dalam Penangkapan Alice Guo, yang Kini Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup di Manila

Parlementarial

Nasir Djamil Sebut Kakorlantas Mabes Polri dan Jajarannya Pejuang Kemanusiaan

Parlementarial

Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Minta Semua Pihak Tahan Diri

Parlementarial

Tunjuk Putra Daerah sebagai Kapolda, Nasir Djamil Apresiasi Kapolri