Home / Daerah

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:32 WIB

Polda Aceh Telah Bangun 206 Sumur Bor di Wilayah Terdampak Bencana

mm Redaksi

Banda Aceh — Polda Aceh berhasil membangun sebanyak 206 sumur bor yang tersebar di 18 wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Pembangunan sumur bor ini sebelumnya ditargetkan sebanyak 161 unit, namun hingga saat ini telah berhasil direalisasikan sebanyak 206 unit.

Hingga saat ini, Polda Aceh terus melaksanakan berbagai kegiatan pemulihan (recovery), termasuk pembangunan sumur bor di wilayah-wilayah terdampak bencana. Saat ini juga masih terdapat sejumlah sumur bor yang dalam proses pembangunan.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Aceh dan jajaran dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana, khususnya terkait akses terhadap air bersih.

“Pembangunan sumur bor ini merupakan atensi dan prioritas langsung Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi darurat pascabencana. Air bersih menjadi kebutuhan paling mendasar yang harus segera dipenuhi,” ujar Joko dalam keterangannya, Selasa, 6 Januari 2026.

Ia menjelaskan, program pembangunan sumur bor tersebut menyasar 18 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak bencana banjir dan longsor. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan pembangunan terbesar, yakni sebanyak 177 unit, dan telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.

Sementara itu, kabupaten/kota lainnya yang juga dibangun sumur bor meliputi Kabupaten Bireuen, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, Pidie, Bener Meriah, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Aceh Barat, serta Kota Lhokseumawe, Kota Subulussalam, dan Kota Langsa.

Keberhasilan pembangunan sumur bor ini tidak terlepas dari sinergi seluruh jajaran Polda Aceh, serta dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Ia juga menegaskan bahwa Polda Aceh dan jajaran akan memastikan pembangunan sumur bor yang masih dalam proses agar dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan secara optimal oleh warga terdampak.

“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud komitmen Polri, dalam hal ini Polda Aceh, untuk membantu memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana. Apalagi, Kapolda Aceh telah menekankan agar setiap sumur bor benar-benar fungsional dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkas alumnus Akabri 1994 itu.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam IM Bersama PJU Kodam IM Sambut Hangat Wakapolda Aceh di Balee Sanggamara

Daerah

Disbunnak Pidie Jaya, Pastikan kesiapan Daging Meugang Ramadhan 2025 Terpenuhi, Syukri Itam : Ada 16 Ribu Populasi Ternak

Daerah

Peusijuk dan Pelepasan Jamaah Haji Aceh Besar 1447 H, Bupati Muharram Idris: Fokus Ibadah, Jaga Kesehatan dan Persatuan

Daerah

Polda Aceh Gelar Bukber Bersama Awak Media

Daerah

Prajurit Kodam IM Bantu Atasi Longsor di Jalur Tapaktuan – Subulussalam

Daerah

Wakil Bupati Aceh Tamiang Sampaikan Terima Kasih kepada Kapolda Sulsel, 10 Ton Ikan Asin Siap Dibagikan untuk Menu Sambal Lado di Bulan Ramadhan

Daerah

Rusak Akibat Banjir, Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati Renovasi SDN 1 Tualang Cut, Aceh Tamiang

Daerah

ICMI Aceh ; Pelajaran Penting dari Kebijakan Presiden Prabowo