Home / Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:05 WIB

Sucofindo Buka Kantor Pemasaran di Banda Aceh, Ini Harapan Illiza

Raka

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan apresiasi dan menyambut dengan tangan terbuka kehadiran PT Sucofindo (Persero) di Ibu Kota Provinsi Aceh.

Ia memandang BUMN di bawah naungan Holding IDSurvey dan Danantara Indonesia yang bergerak di bidang jasa Testing, Inspection, and Certification (TIC) tersebut, sebagai mitra strategis daerah, bukan hanya sebagai lembaga pengujian atau sertifikasi semata.

“Kami melihat kehadiran Sucofindo sebagai mitra yang akan membantu pelaku usaha kita mendapatkan pendampingan, meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, dan membuka peluang pasar yang lebih besar,” ujar Illiza.

Begitu ungkap Wali Kota Illiza pada peresmian Kantor Pemasaran Aceh PT Sucofindo (Persero) di kawasan Batoh, Rabu, 3 Juni 2026.

Menurutnya, peresmian kantor baru sucofindo merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem usaha dan ekonomi daerah. “Ini bukan sekadar gedung pelayanan, tetapi juga akses baru bagi pelaku usaha Aceh untuk berkembang lebih baik, lebih siap, dan lebih percaya diri menghadapi persaingan pasar.”

Ia juga mengatakan, dunia usaha dewasa ini berubah sangat cepat. “Produk yang bagus saja belum cukup. Pasar sekarang menuntut kualitas, standar keamanan, sertifikasi halal, hingga jaminan mutu yang jelas. Dan di sinilah peran Sucofindo menjadi sangat penting,” ujarnya.

Banda Aceh sendiri mempunyai potensi ekonomi yang luar biasa. “Kopi kita dikenal luas, kuliner kita kuat, hasil perikanan kita besar potensinya, belum lagi berbagai produk UMKM kreatif yang terus tumbuh,” ujarnya lagi seraya menyebut per Desember 2025, terdapat 47.640 pelaku UMKM di Banda Aceh yang menjadi tulang punggung ekonomi kota.

Kehadiran Sucofindo juga sejalan dengan salah satu program prioritas pemerintahannya, yakni Banda Aceh Academy (BAA). “Tentu dengan adanya Sucofindo akan memberi kemudahan bagi kami dalam membuat pelatihan hingga pesertanya mendapat sertifikasi,” ujar Illiza.

Masih menurut Illiza, penguatan sucofindo menunjukkan keseriusan negara dalam memperkuat ekosistem pengujian, inspeksi, dan penjaminan mutu nasional agar semakin profesional dan semakin dekat dengan kebutuhan daerah.

“Kami berharap kantor ini nantinya tidak hanya menjadi tempat pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, ruang pendampingan, dan ruang tumbuh bagi pelaku usaha Aceh,” ujarnya.

Pemko Banda Aceh pun, sebutnya, sangat terbuka untuk terus memperkuat kerja sama dan berkolaborasi bersama Sucofindo ke depan. “Baik dalam pengembangan UMKM, peningkatan kualitas produk daerah, penguatan investasi, maupun berbagai program yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.”

“Saya percaya, ketika pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha berjalan dengan semangat yang sama, maka manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” ujar Illiza.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Komisioner Independen PT Sucofindo (Persero), Mathama Gandhi; Zainal Abidin; beserta unsur pimpinan Holding IDSurvey dan Danantara Indonesia; Direktur Komersial PT Sucofindo (Persero) Agus Permadi dan jajaran manajemen; unsur Forkopimda Aceh dan Banda Aceh; sejumlah Kepala SKPA/SKPK terkait; pimpinan instansi vertikal, BUMN, mitra kerja; dan pelaku usaha. (*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Ekbis

BBPOM Aceh terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemerintah

Plt Sekda Aceh Besar Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2024

Pemerintah

Kapolres Aceh Tamiang Tinjau Keamanan Lapas Kelas II B Kuala Simpang

Pemerintah

Resmi Dilantik Jadi Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Siap Bangkitkan Lagi UMKM di Daerah

Pemerintah

Plt Sekda Aceh Besar Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Tahap I Bersama Kapolres

Pemerintah

Fajarul Arwalis Puji Ketegasan Walikota dan Satpol PP-WH Banda Aceh: Maksiat Ditindak, Syariat Dijaga Tanpa Tebang Pilih

Parlementarial

Ketua Komisi 1 DPRA Desak Pemerintah Aceh Turun Tangan Terkait TKW asal Agara Meninggal di Malaysia dan Jenazah Tertahan di RS

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal Serahkan Bantuan untuk Lansia, Disabilitas dan Anak Yatim di Kota Sabang