Home / Pemerintah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:36 WIB

Illiza Perkuat Jejaring Global Banda Aceh bersama UCLG-ASPAC

Fardila Zahra

Jakarta – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal terus memperkuat posisi Banda Aceh di tingkat internasional melalui kolaborasi global bersama United Cities and Local Governments Asia-Pacific.

Hal tersebut disampaikan Illiza dalam kunjungan dan agenda bersama UCLG ASPAC yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, Lantai 21 Gedung H, Kamis, 14 Mei 2026.

Dalam forum tersebut, Illiza menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam membangun kota yang inklusif, kolaboratif, serta berdaya saing global melalui penguatan pelayanan dasar, tata kelola pemerintahan, dan kemitraan multipihak.

“Banda Aceh memiliki visi sebagai Kota Kolaborasi. Kami ingin membangun kota yang nyaman bagi seluruh masyarakat dengan pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan responsif,” ujar Illiza.

Menurutnya, status kekhususan Aceh menjadi modal penting dalam membangun identitas daerah yang tetap menjunjung nilai toleransi di tengah masyarakat multikultural. Ia juga menegaskan Banda Aceh terbuka terhadap berbagai kerja sama internasional dengan semangat “Peumulia Jamee Adat Geutanyo”.

Illiza turut menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banda Aceh yang menjadi salah satu tertinggi di Indonesia pada 2025 dengan nilai 89,55. Capaian tersebut, katanya, merupakan hasil fokus pembangunan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan penguatan infrastruktur publik.

“Angka tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan yang terarah dan berkelanjutan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam forum internasional tersebut, Illiza juga berbagi pengalaman mengenai pentingnya jejaring global antar kota melalui UCLG ASPAC. Menurutnya, forum tersebut membuka peluang knowledge sharing terkait kebijakan publik, inovasi digital, smart city, hingga pembangunan berkelanjutan.

Sebagai mantan Chair for Woman Committee UCLG ASPAC, Illiza menilai peran perempuan memiliki pengaruh besar dalam pembangunan kota maupun penguatan politik lokal dan nasional.

Ke depan, Pemerintah Kota Banda Aceh menargetkan penguatan posisi sebagai kota tangguh bencana dunia melalui kolaborasi dengan sejumlah kota internasional di Jepang. Selain itu, Banda Aceh juga tengah mendorong pengembangan industri parfum berbahan nilam Aceh agar mampu bersaing di pasar global.

“Kami ingin Banda Aceh dikenal dunia bukan hanya sebagai kota sejarah dan wisata religi, tetapi juga sebagai kota inovatif yang mampu membangun kolaborasi internasional demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Riz)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Plt Sekda Aceh Besar Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Tahap I Bersama Kapolres

Pemerintah

Terima Kunjungan Relawan Red Cross Norwegia, PJ Gubernur Safrizal: Semua Berkat Partisipasi Anda

Pemerintah

Wakili Pj Gubernur Aceh, Plh Kepala DLHK Aceh Wisudakan Siswa Sekolah Jurnalis Lingkungan

Berita

Di Balik Proyek Rehab Rumah Dinas Ketua DPRA Rp4,67 Miliar, TTI Minta BPK Jelaskan Audit

Pemerintah

Antisipasi Macet, Dishub Aceh Besar Atur Lalu Lintas di Pasar Lambaro Selama Ramadhan

Pemerintah

Plt Sekda Aceh Besar Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2024

Pemerintah

Wakili Pj Bupati, Sekdisbud Aceh Besar Pantau Makan Siang Gratis di Beberapa Sekolah

Pemerintah

Pj Bupati Aceh Besar Hadiri Muswil III DMI Aceh