Home / Pemerintah

Selasa, 19 Agustus 2025 - 13:05 WIB

BPBD Pidie Jaya Luncurkan Inovasi SIAP: Perkuat Sistem Inventarisasi Data Kerusakan Pascabencana Berbasis KIB

mm Muhammad Rissan

Foto atas : Aswan Azis, ST, selaku action leader inovasi sedang mempresentasikan Inovasi SIAP. Foto bawah : Penandatanganan dan Komitmen bersama OPD Pidie Jaya dalam mendukung Inovasi SIAP. Selasa (19/8/2025). Foto:Dok/Muhammad Rissan

Foto atas : Aswan Azis, ST, selaku action leader inovasi sedang mempresentasikan Inovasi SIAP. Foto bawah : Penandatanganan dan Komitmen bersama OPD Pidie Jaya dalam mendukung Inovasi SIAP. Selasa (19/8/2025). Foto:Dok/Muhammad Rissan

Pidie Jaya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya meluncurkan inovasi SIAP (Inventarisasi Data Kerusakan Pascabencana) berbasis KIB Kolaborasi OPD Teknis dalam Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

Inovasi ini bertujuan untuk memperkuat sistem pelaporan dan inventarisasi data kerusakan pascabencana melalui pemanfaatan Kartu Inventaris Barang (KIB) secara kolaboratif dengan OPD teknis pengelola aset.

Kegiatan launching yang berlangsung di ruangan rehabilitasi dan rekonstruksi BPBD, dan dihadiri oleh OPD teknis, tim pengembang aplikasi, serta media lokal. Acara ini merupakan tonggak penting dalam membangun transformasi layanan publik berbasis digital di bidang kebencanaan. Selasa (19/8/2025)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pidie Jaya Muhammad Nur,ST dalam sambutannya menyampaikan bahwa inovasi SIAP lahir dari kebutuhan mendesak untuk memiliki sistem pelaporan kerusakan yang cepat, akurat, dan berbasis data.

Baca Juga :  Ketua Komisi 1 DPRA Desak Pemerintah Aceh Turun Tangan Terkait TKW asal Agara Meninggal di Malaysia dan Jenazah Tertahan di RS

Selama ini, pelaporan kerusakan pascabencana masih bersifat manual dan tidak terintegrasi. Melalui SIAP, kami ingin membangun sistem yang responsif dan didukung oleh data resmi aset milik daerah,” ujarnya sekaligus membuka acara.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Pidie Jaya, Aswan Azis, ST, selaku action leader inovasi, menyampaikan bahwa penguatan sistem pascabencana harus dimulai dari data yang valid, terverifikasi, dan dikelola secara kolaboratif.

“Melalui SIAP, kami berupaya membangun sistem pelaporan kerusakan pascabencana yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini adalah bentuk aksi nyata kami sebagai pelayan publik yang tidak hanya bekerja setelah bencana, tetapi menyiapkan sistem yang mempercepat pemulihan dan mendorong efisiensi kebijakan,” ungkap Aswan Azis dalam persentasi inovasi SIAP.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal: Untuk Membuka Lapangan Kerja, Aceh Beri Karpet Merah untuk Investasi

Ia juga menegaskan pentingnya kepemimpinan kolaboratif dan komitmen antar-OPD sebagai kunci keberhasilan inovasi.

“Kepemimpinan hari ini bukan hanya tentang memberi arahan, tapi tentang membangun sistem yang menghubungkan data, tugas, dan keputusan lintas sektor secara real time”. Inilah wujud kepemimpinan aksi (leader in action) yang harus kita bangun bersama,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama antara BPBD dan OPD teknis. Komitmen tersebut berisi kesediaan untuk menyediakan data KIB, melakukan verifikasi lapangan, serta menugaskan personel sebagai operator sistem di masing-masing OPD.

Baca Juga :  Mubadala Energi Sumbang 5 ekor Sapi Meugang Idul Fitri 1446 H

Setelah pemaparan teknis oleh Tim Inovasi, peserta diajak untuk melihat langsung demo aplikasi SIAP, yang telah melalui tahap uji coba terbatas di wilayah terdampak bencana tahun 2025.

Lebih lanjut Aswan mengatakan, aplikasi ini akan terus dikembangkan untuk mendukung penyusunan dokumen rehabilitasi dan rekonstruksi, serta integrasi proposal bantuan ke BNPB dan BPBA Propinsi Aceh.

BPBD Pidie Jaya khusunya bidang rehabilitasi dan rekonstruksi berharap, inovasi ini dapat menjadi praktik baik (best practice) yang mempercepat pemulihan, dan mendorong sinergi lintas sektor dalam penanganan pascabencana. Pungkasnya (Sub)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Ketua DPRA dan Wakil Gubernur Aceh Kembali Berbaikan

Pemerintah

Pangdam IM Antar Kepulangan Mendagri dan Menekraf di Bandara SIM

Parlementarial

DPR Aceh Optimis Revisi UUPA Berjalan Lancar, Serahkan Draft Final ke BK DPR RI

Pemerintah

Kapolda Aceh bersama Gubernur Gunakan Helikopter Polri AW 169 ke Acara Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati

Pemerintah

Pj Bupati Aceh Besar Ucapkan Terimakasih Atas Kondusivitas Pergantian Tahun

Pemerintah

Polri Lakukan Mutasi 1.255 Personel: Sepuluh Kapolda Berganti, Sepuluh Polwan jadi Kapolres

Pemerintah

Kapolres Pidie Lakukan Kunjungan ke Lapas Perempuan Sigli

Pemerintah

Pj Bupati Aceh Besar Ikuti Rakor Lintas Sektor Rencana Detail Tata Ruang Bersama Kementerian ATR/BPN