Home / Pemerintah

Rabu, 19 Februari 2025 - 08:09 WIB

Aceh Besar Bahas Ranperbup Tentang Pedoman Penyusunan APBG

mm Redaksi

Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) terkait Pedoman Penyusunan APBG (Anggaran Pendapatan Belanja Gampong), di Aula Sanusi Wahab, Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu, (19/02/2025). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) terkait Pedoman Penyusunan APBG (Anggaran Pendapatan Belanja Gampong), di Aula Sanusi Wahab, Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu, (19/02/2025). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Untuk sinkronisasi pembangunan daerah hingga ke gampong, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menggelar pembahasan Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) terkait Pedoman Penyusunan APBG (Anggaran Pendapatan Belanja Gampong), di Aula Sanusi Wahab, Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu, (19/02/2025).

Rapat pembahasan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil, SSos, MSi, turut dihadiri oleh para Asisten Sekdakab Aceh Besar, Inspektur, Tim Asistensi dan Sinkronisasi Bupati/Wakil Bupati Aceh Besar Taufik Abda serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam arahannya, Bahrul Jamil meminta kepada kepala OPD yang hadir dalam rapat pembahasan ini, hendaknya dalam penyusunan Perbub APBG tersebut dapat menyesuaikan dengan visi misi dari Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar H. Syech Muharram Idris dan Drs. H. Syukri A. Jalil.

“Perbub ini nantinya harus sesuai dengan visi misi dari Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar Syech Muharram dan Drs Syukri sehingga arah pembangunan sejalan dari Kabupaten sampai ke gampong,” pintanya.

Ia juga berharap penggunaan Dana Desa lebih terarah, efisien, akuntabel dan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Gampong.

Tim Asistensi dan Sinkronisasi Bupati/Wakil Bupati Aceh Besar Taufik Abda menyampaikan sesuai dengan visi dan misi Bupati/Wakil Bupati Aceh Besar yaitu optimalisasi pengunaan dana desa, penggunaannya belanja Gampong lebih dititik beratkan pada penanganan kemiskinan, stunting, adaptasi perubahan iklim, penguatan syariat Islam dan adat, serta ketahanan pangan.

“Kita upayakan pembangunan dengan benar-benar bisa mengoptimalkan segala potensi yang ada, termasuk penggunaan dana desa, dan belanja gampong lebih dititik beratkan untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Ekbis

Imbas Pembangunan Jalan Enang-Enang Lamban, Kepala BPJN Didesak Dicopot

Parlementarial

Magnet Politik Perekat Rakyat dan Harapan Baru Menuju Kursi Ketua DPRA

Parlementarial

DPRA Usul Pergub Nomor 2 Tahun 2026 Tentang JKA Dicabut

Pemerintah

Pemerintah Aceh Tampung Aspirasi Pegawai Kontrak Tuntut Pengangkatan Sebagai PPPK Penuh Waktu

Pemerintah

Pj Bupati Aceh Besar dan Kapolres AKBP Sujoko Ikuti Rakor Ketahanan Pangan Bersama Polri dan Mentan RI

Pemerintah

Uang Meugang ASN Pemda Aceh Cair Lebih Awal, Guru Apresiasi Perhatian Pemerintah

Pemerintah

Penjabat Gubernur Safrizal Luncurkan Program Penghapusan Pasung untuk ODGJ di Aceh

Ekbis

Sekda Aceh Bersilaturahmi dengan Praja IPDN Asal Aceh di Jatinangor