Home / Parlementarial / Pemerintah

Jumat, 17 April 2026 - 23:28 WIB

Gubernur Minta Dana Otsus Aceh 2,5 Persen, Ketua DPRA Harap Presiden Kabulkan Permintaan Mualem

mm Redaksi

Duduk Bareng - Ketua DPRA, Zulfadli (Abang Samalanga) duduk bareng bersama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem dalam satu acara di Banda Aceh.Foto:Ist

Duduk Bareng - Ketua DPRA, Zulfadli (Abang Samalanga) duduk bareng bersama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem dalam satu acara di Banda Aceh.Foto:Ist

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem mengatakan bahwa Aceh membutuhkan minimal Dana Otsus abadi sebesar 2,5 persen dan angka tersebut ditegaskan merupakan angka minimal.

Ketua DPRA, Zulfadli berharap Presiden Prabowo Subianto mengabulkan permintaan Mualem agar Aceh bisa kembali bangkit dan sejajar dengan provinsi lain.

“Kita berharap Bapak Presiden Prabowo mengabulkan permohonan Gubernur Aceh terkait besaran dana otsus Aceh ke depan,” kata Zulfadli, Jumat (17/04/2026).

Adapun permintaan Mualem tersebut disampaikan dalam rapat konsultasi dengan Banleg DPR RI terkait perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh (UUPA) di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Kamis, 16 April 2006.

Abang Samalanga, sapaan akrab ketua DPRA, mengapresiasi jalannya rapat yang sangat konstruktif.

Ia mengatakan bahwa semua persoalan tentang Aceh sudah disampaikan dalam rapat tersebut.

“Kita berharap rapat konsultasi ini menjadi acuan penting bagi pemerintah pusat dalam mengambil keputusan tentang Aceh,” ujar Ketua DPRA.

Di sisi lain, Abang Samalanga juga menyampaikan terima kasih kepada Baleg DPR RI, termasuk Mendagri Tito Karnavian yang juga sepakat dana otsus Aceh diperpanjang.

Politisi Partai Aceh itu mengungkapkan bahwa Aceh saat ini masih membutuhkan dana otsus. Tanpa ditompang oleh dana otsus, pembangunan Aceh ke depan akan berat di tengah efesiensi anggaran.

Karena itu, ia berharap dengan adanya revisi UUPA dan penambahan dana Otsus, kondisi Aceh semakin membaik dan masyarakatnya sejahtera.

Tak hanya dari sisi pembangunan infrastruktur, tapi juga sektor pendidikan, kesehatan, peningkatan ekonomi masyarakat, dan terbukanya lapangan kerja.

“Jadi kita berharap revisi UUPA ini benar-benar berdampak ke rakyat serta otonomi khusus sepatutnya semakin memperkuat kekhususan Aceh,” ucap dia.

Sebelumnya, Gubernur Mualem menekankan bahwa Aceh membutuhkan dukungan anggaran besar untuk bangkit secara menyeluruh.

“Dengan musibah yang melanda Aceh, kita membutuhkan sekitar Rp40 triliun agar pembangunan bisa kembali sempurna,” ujar Mualem.

Mualem menilai, peningkatan dana Otsus menjadi sangat krusial mengingat masih banyak infrastruktur di Aceh yang rusak dan membutuhkan penanganan serius, mulai dari jembatan, jalan, hingga sektor pertanian seperti sawah.

Menurutnya, saat ini pembahasan Otsus Aceh masih berada pada angka 2 persen, sebagaimana usulan Mendagri.

Namun, ia berharap ada penambahan menjadi 2,5 persen agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan maksimal.

“Hanya saja kita tahu, saat ini masih 2 persen. Akan lebih sempurna jika ditingkatkan menjadi 2,5 persen,” katanya. (*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Ketua Komisi 1 DPRA Desak Pemerintah Aceh Turun Tangan Terkait TKW asal Agara Meninggal di Malaysia dan Jenazah Tertahan di RS

Pemerintah

Bantu Pemenuhan Air bersih bagi Warga, Satgas TMMD Ke-123 Kodam IM Bangun 13 Titik Sumur Bor di Aceh

Parlementarial

Ketua DPRK Abdul Muchti: Jaga Kondusivitas untuk Aceh Besar yang Lebih Baik

Pemerintah

Pj Bupati Aceh Besar Hadiri Lauching Kampung Bebas Narkoba di Gampong Lam Sabang 

Pemerintah

Di Haul Abu Lam Ateuk, Pj Gubernur Safrizal Serahkan Ratusan Sarung & Handuk

Parlementarial

Ketua DPRA Serahkan Berkas pengesahan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih ke Wamendagri

Pemerintah

Ketua Komisi IV DPRA Puji Respons Cepat Pj Gubernur Tangani Bencana Daerah

Ekbis

Percepat Pembentukan UPT di Aceh Timur, BBPOM Aceh: Penilaian Aset Resmi Dimulai