Home / Pemerintah

Kamis, 27 Februari 2025 - 04:11 WIB

Pemkab Aceh Besar Gelar Rapat TPPS

mm Redaksi

Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBPP dan PA) Aceh Besar menggelar rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat kabupaten. Rapat ini membahas penginputan data dalam Master Analisis Situasi pada aplikasi Web Bangda yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri.

Kepala DP2KBPP dan PA Aceh Besar, Drs Fadhlan menjelaskan, penginputan data tersebut sangat penting untuk menentukan gampong prioritas yang akan menjadi fokus intervensi percepatan penurunan angka stunting pada tahun 2026.

“Dari rapat ini, akan dihasilkan data yang dibutuhkan untuk penginputan dalam aplikasi. Data tersebut nantinya akan merekomendasikan gampong-gampong yang menjadi lokus aksi intervensi percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Menurut Fadhlan, intervensi yang dilakukan akan disesuaikan dengan program yang telah dirancang oleh masing-masing sektor. Intervensi spesifik berada di bawah kewenangan Dinas Kesehatan, sedangkan intervensi sensitif melibatkan berbagai instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Ia menyebutkan, rapat yang dihadiri oleh perwakilan lintas sektor serta para kepala puskesmas se-Kabupaten Aceh Besar tersebut membahas berbagai indikator yang menjadi dasar dalam penentuan desa lokus stunting, seperti kondisi sanitasi yang kurang baik, rendahnya cakupan imunisasi dasar bagi balita, serta tingginya angka stunting di suatu wilayah.

“Setelah desa lokus ditetapkan, lintas sektor akan melakukan aksi dan intervensi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Misalnya, Dinas Kesehatan akan memastikan pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri dan imunisasi dasar lengkap bagi bayi. Ini penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah sakit, sehingga pertumbuhan dan perkembangan mereka lebih optimal,” jelas Fadhlan.

Ia menegaskan, pemetaan desa lokus tersebut menjadi langkah strategis dalam upaya percepatan penurunan stunting. Dengan pendekatan berbasis data, intervensi yang dilakukan akan lebih tepat sasaran dan efektif dalam menekan angka stunting di Aceh Besar.

“Kita berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan program penurunan stunting berjalan optimal, yang tentunya diharapkan kesejahteraan masyarakat terutama generasi mendatang, dapat semakin meningkat,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pj Bupati Aceh Besar Terima 80 Sertifikat Elektronik dari BPN

Pemerintah

Lantik Bupati dan Wakil Bupati Bireuen, Mualem Ingatkan Tanggungjawab Pemimpin kepada Allah

Parlementarial

DPRA Gelar Paripurna Penyampaian Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA TA 2024

Pemerintah

Pemprov Aceh Siapkan Lima Strategi untuk Pengentasan Kemiskinan

Pemerintah

Polda Aceh Tegaskan Komitmen terhadap Penyelesaian Kasus Ipda YF secara Transparan

Pemerintah

Pangdam Iskandar Muda Pimpin Serah Terima Jabatan Pejabat Kodam

Pemerintah

Jangan Lewatkan! Syekh Dr. Reza Abdul Jabbar dan Peggy Melati Sukma Akan Isi Dakwah Akbar di Taman Bustanussalatain

Pemerintah

Tutup Pentas Seni GTK PAUD XII, Illiza Dorong Penguatan Kreativitas dan Perlindungan Anak