Home / Daerah

Selasa, 18 Maret 2025 - 00:13 WIB

Rektor UIN Ar-Raniry Dukung Ingub Aceh Perihal Shalat Berjamaah dan Pengajian di Sekolah

mm Redaksi

Banda Aceh – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg menyatakan dukungan terhadap Instruksi Gubernur (Ingub) Aceh Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur pelaksanaan shalat fardhu berjamaah bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat serta pelaksanaan mengaji di satuan pendidikan di Aceh.

 

Hal tersebut disampaikan Mujiburrahman di sela-sela menghadiri rapat terbatas yang digelar oleh Gubernur Aceh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para Bupati serta Wali Kota se-Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (17/3/2025).

 

“Kami berkomitmen mendukung penuh kebijakan ini. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” kata Mujiburrahman.

 

UIN Ar-Raniry, kata Mujiburrahman, telah menerapkan kebijakan serupa. Rektor menginstruksikan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk menghentikan aktivitas saat azan berkumandang dan melaksanakan salat berjamaah di masjid atau mushalla terdekat.

 

“Perkuliahan yang bertepatan dengan waktu shalat akan dihentikan sementara. Mahasiswa diarahkan ke masjid atau mushalla. Ini bagian dari ikhtiar kami dalam membentuk lingkungan akademik yang religius dan disiplin,” ujarnya.

 

Aturan itu tertuang dalam Instruksi Nomor: B-6612/Un.08/R/PP.00.9/08/2023 tertanggal 21 Agustus 2023.

 

Kebijakan tersebut juga mengatur kantin kampus untuk menutup layanan selama waktu shalat. UIN Ar-Raniry juga menugaskan Hisbah Ar-Raniry guna mengawasi pelaksanaannya.

 

Selain mendukung kebijakan shalat berjamaah, Mujiburrahman menegaskan pentingnya Gerakan Aceh Berwakaf yang turut diluncurkan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf. UIN Ar-Raniry, kata dia, telah lebih dulu menginisiasi Wakaf Ar-Raniry yang dikelola oleh Islamic Trust Fund UIN Ar-Raniry untuk mendukung pengembangan pendidikan melalui dana wakaf produktif.

 

“Wakaf Ar-Raniry bukan sekadar program, tapi juga model bagi kampus lain dalam mengelola dana umat untuk kepentingan pendidikan,” katanya.

 

Ingub Nomor 1 Tahun 2025 yang diluncurkan di Masjid Raya Baiturrahman pada 16 Maret 2025 mewajibkan ASN dan masyarakat menghentikan aktivitas saat azan berkumandang dan melaksanakan shalat berjamaah, kecuali untuk pelayanan darurat dan kemanusiaan. Instruksi itu juga mewajibkan satuan pendidikan mengadakan pengajian Al-Qur’an selama 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

 

Mujiburrahman menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis dalam membangun budaya religius di Aceh.

 

“Jika diterapkan dengan baik, akan tercipta masyarakat yang lebih disiplin dan berkarakter. UIN Ar-Raniry siap berkontribusi dalam mewujudkannya,” ujarnya.***

Editor: MohdS

Share :

Baca Juga

Daerah

Kunker ke Yonkav 11/Macan Setia Cakti di Lhokseumawe Pangdam IM Resmikan Lapangan Tangguh 

Daerah

Dukung Program Unggulan Kasad, Kodam Iskandar Muda Bangun Sumur Bor untuk Warga 

Daerah

Status Darurat Berakhir, Masih Banyak PR Yang Tertinggal, Pemkab Pidie Jaya Tetapkan Masa Transisi 90 Hari Kedepan

Daerah

Kodam IM bagikan 178 Paket Makanan pada Jum’at Berkah

Daerah

Prajurit Yonif 114/SM Bersama Warga Gotong Royong Buka Akses Jalan Tertutup Longsor di Bener Meriah

Daerah

Kapolda Aceh Hadiri Rapim Polri 2026, Tekankan Peran Polri Jaga Stabilitas dan Dukung Program Pemerintah

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Terima Audiensi Komisaris Utama PT. Adhi Karya 

Daerah

Dirlantas Polda Aceh Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas di Aceh Tenggara